Nadal Kembali Kalahkan Federer

Tenis Roma Masters

Nadal Kembali Kalahkan Federer

- Sport
Senin, 15 Mei 2006 02:40 WIB
Nadal Kembali Kalahkan Federer
Roma - Untuk ketiga kalinya berturut-turut di musim ini Rafael Nadal berhasil mengalahkan petenis nomor satu dunia saat ini, Roger Federer. Yang terakhir ia melakukannya di turnamen Roma Masters.Dalam pertarungan final yang menghabiskan waktu lima jam lima menit, Minggu (14/5/2006), Nadal menundukkan Federer 6-7 (0), 7-6 (5), 6-4, 2-6, 7-6 (5).Hasil ini membuat rekor pertemuan kedua petenis ini menjadi 5-1 dengan keunggulan Nadal. Jelaslah bahwa remaja Spanyol berusia 19 tahun ini adalah satu-satunya penantang terbesar Federer saat ini.Rekor bertanding "Fed-Ex" di musim ini turun menjadi 39-3, di mana ketiga kekalahan itu semua dialaminya dari duel melawan Nadal. Dua sebelumnya terjadi di final Dubai Terbuka dan Monte Carlo Masters bulan lalu.Roma juga menjadi satu-satunya dari empat event Seri Master yang belum pernah dimenangi pemain asal Swiss itu -- tiga lainnya Monte Carlo, Madrid, dan Paris. Sementara itu Nadal juga berhasil menyamai rekor kemenangan beruntun di lapangan tanah liat yang sejak 1977 dipegang pemain legendaris Guillermo Villas sebanyak 53 pertandingan.Jika di babak pertama turnamen Hamburg Open pekan ini berhasil mengalahkan Tommy Haas, maka Nadal akan menyandang rekor tersebut sendirian.Setelah bertarung ketat selama empat set, Federer berpeluang memenangi pertandingan. Dua kali ia memperoleh match point di skor 6-5 set terakhir. Akan tetapi ia melakukan dua kesalahan yang memberi keuntungan buat Nadal. Dari posisi Deuce Nadal berhasil memaksakan tie break. Dengan servisnya yang lebih bagus, Federer selalu mendahului Nadal dalam perolehan angka. Ia unggul sampai 5-3. Namun lagi-lagi unforced error mengacaukan skenario Federer bakal menang. Dua kali berturut-turut ia memberi poin buat Nadal sampai lawannya itu memenang match point. Setelah reli panjang, forehand jauh Federer yang out membuat Nadal keluar sebagai juara. Ia spontan menjatuhkan tubuhnya ke lapangan dan memekik keras merayakan kemenangannya.Dalam sambutannya Nadal sempat membandingkan suksesnya hari ini dengan tahun lalu ketika ia mengalahkan Guillermo Coria di final turnamen yang sama. Ketika itu ia juga mesti bermain lebih dari lima jam untuk meraih kemenangan."Dua partai itu sungguh lama. Federer mungkin lebih sulit buat dikalahkan karena ia pemain yang berbeda. Dia cukup agresif dan servisnya sangat baik," ujarnya."Ini tidak berarti Coria bukan pemain yang hebat. Tapi Federer punya gaya yang lain. Jika ia datang dengan servis yang baik, tidak ada yang bisa Anda lakukan untuk membendung forehand-nya."Foto: Nadal mengibas-ngibaskan rambutnya usai mengalahkan Federer di final Roma Masters 2006. (AFP/Alberto Pizzolo) (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads