Indonesia Jadi Lawan Israel

Fed Cup

Indonesia Jadi Lawan Israel

- Sport
Rabu, 24 Mei 2006 17:11 WIB
Jakarta - Indonesia akhirnya akan meladeni Israel pada partai play-off Grup II Dunia yang berlangsung di Israel tanggal 15-16 Juli mendatang. Sebelumnya, karena ketiadaan hubungan diplomatik Indonesia dengan Israel, Pelti menolak partai tersebut digelar di Tel Aviv dan meminta pemindahan pertandingan ke negara netral. Namun Israel tidak menyetujui permintaan tersebut dan bersikeras melangsungkan pertandingan di negaranya. Indonesia, yang sempat menolak, pun terancam sanksi setahun tak boleh bermain di level internasional karena kasus itu. Tapi Indonesia dipastikan akan melakoni partai tersebut. Diungkapkan oleh Wakil Sekjen PB Pelti, August Ferry Raturandang pihaknya akan tetap mengirimkan tim Fed Cup ke Tel Aviv bulan Juli mendatang. "Coba Anda perhatikan di paspor. Dulu ada peringatan paspor berlaku di seluruh negara kecuali Taiwan dan Israel. Tapi di paspor sekarang kan tidak ada lagi. Lagipula (larangan) itu mungkin berlaku untuk goverment-to-goverment, sementara kita kan bukan seperti itu," jelas Ferry saat dihubungi detiksport via telepon, Rabu (24/5/2006). Ditambahkan Ferry, pihaknya sudah memberitahukan soal rencana kepergian mereka ke Israel kepada pihak terkait seperti KONI Pusat, Menpora dan Deplu. Dan meski belum mendapatkan persetujuan secara formal tapi pihaknya yakin tidak akan ada masalah karena mereka datang ke sana membawa misi olahraga. "Terlepas dari tidak adanya surat ijin kita tetap akan ikuti dan tidak akan ada masalah karena kita kan non-goverment," tukasnya. Sementara menyoal keamanan, Ferry tidak memandang hal tersebut sebagai sesuatu yang perlu dikhawatirkan. "Otomatis kita meminta security pada pihak penyelenggara. Kita percayakan soal itu kepada mereka. Pokoknya sama halnya kalau orang Barat ke sini selalu bertanya bagaimana pengamanan di sini," tutur Ferry. Sebelumnya di beberapa media Deplu telah mengungkapkan bahwa pihaknya tidak akan menghalangi kepergian tim Fed Cup ke Israel. Dikatakan oleh juru bicara Deplu, Desra Percaya kedatangan tim Fed Cup adalah untuk menghadiri event yang digelar oleh Federasi Tenis Internasional (ITF) dan oleh karenanya tidak terkait dengan isu-isu politik. Tim Fed Cup Indonesia harus berlaga di play-off guna mempertahankan posisinya di Grup II Dunia. Pada babak pertama Grup II Dunia lalu, Indonesia dibekuk Cina 0-4. (mel/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads