ADVERTISEMENT

Fajar/Rian Minta Maaf Usai Gagal Juara Korea Open 2022

Mercy Raya - Sport
Minggu, 10 Apr 2022 18:29 WIB
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di Indonesia Open 2021.
Fajar/Rian minta maaf gagal juara Korea Open 2022. (Foto: Dok. PP PBSI)
Jakarta -

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto minta maaf usai gagal juara Korea Open 2022. Mereka mengaku kecewa dengan hasilnya.

Fajar/Rian yang tampil di partai final turnamen BWF Super 500 harus mengakui keunggulan tuan rumah, Kang Min Hyuk/Seo Seung Jae di Palma Indoor Stadium, Suncheon, Minggu (10/4/2022).

Juara Swiss Open 2022 itu menyerah dengan skor 21-19, 15-21, 18-21 dari Min Hyuk/Seung Jae. Fajar/Rian pun mengaku kecewa seraya meminta maaf kepada masyarakat Indonesia.

"Alhamdulillah kami sudah menyelesaikan pertandingan ini. Tapi kami kecewa dengan hasilnya, bukan yang diharapkan tapi ke depan bagaimana kami bangkit ke depannya," ucap Fajar dalam rilis PBSI.

"Kami mohon maaf untuk seluruh masyarakat Indonesia baik yang mendukung langsung maupun yang di Tanah Air karena belum bisa memberikan gelar juara. Terima kasih atas dukungan dan doanya selama ini, semoga kami ke depan bisa lebih baik lagi," lanjutnya.

Fajar/Rian mengatakan akan memperbaiki performanya untuk turnamen ke depan, terutama stamina dan ketenangan.

"Kami akan terus memperbaiki apa yang kurang dan pastinya semangat terus. Terutama di stamina, fisik dan ketenangan," ungkap Fajar.

"Di pertandingan hari ini kami bola depannya kalah ya, itu salah satu yang harus diperbaiki kalau ketemu mereka lagi," Rian menimpali.

Secara khusus, Fajar/Rian juga mengevaluasi penampilannya dalam empat bulan terakhir, yaitu Jerman Terbuka (16 besar), All England (32 besar), Swiss Terbuka (juara), dan Korea Terbuka (runner up).

"Secara penampilan di Korea ini, kami menilai kami sudah cukup baik dengan bisa masuk final walau tidak berhasil mempertahankan gelar," sebut Fajar.

"Di dua turnamen awal kami mendapat hasil yang kurang baik tapi di Swiss kami berhasil bangkit dan juara, itu menambah kepercayaan diri dan walau tidak berhasil juara di sini tapi masuk final saja sudah jadi tambahan motivasi kami ke depan," Rian menambahkan.

Indonesia dipastikan nirgelar di ajang berlevel BWF World Tour Super 500 ini setelah sebelumnya Jonatan Christie juga gagal menang. Jojo dikalahkan wakil China Weng Hong Yang 21-12, 19-21, 15-21.

(mcy/cas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT