Final Thomas Cup 2022: Anthony Ginting Kecewa Berat Gagal Sumbang Poin

Mercy Raya - Sport
Minggu, 15 Mei 2022 15:27 WIB
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting mengganti kok saat melawan pebulu tangkis tunggal putra India Lakshya Sen dalam pertandingan babak final Piala Thomas 2022 di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Minggu (15/5/2022). Ginting dikalahkan Lakshya Sen dengan skor 21-8, 17-21, dan 16-21. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.
Anthony Ginting kalah di partai pertama Indonesia Vs India di final Thomas Cup 2022. Foto: ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT
Jakarta -

Anthony Sinisuka Ginting kecewa berat setelah gagal mempersembahkan poin kemenangan buat Indonesia saat melawan India di final Thomas Cup 2022. Ia mengaku kurang maksimal.

Anthony menghadapi Lakshya Sen di partai pertama yang bergulir di Impact Arena, Bangkok, Minggu (15/5/2022). Sempat menang telak di gim pertama 21-8, namun peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 gagal di dua gim berikutnya.

Anthony kalah dari Sen dengan skor 17-21, 16-17 pada gim kedua dan ketiga. Hasil itu pun membuat Indonesia dalam posisi tertinggal 0-1 dari India.

"Kecewa, bahkan saya merasa sangat kecewa tidak bisa sumbang angka di final. Padahal ini adalah last battle, saya kurang bisa memaksimalkan penampilan," kata Anthony Ginting dalam keterangan tertulisnya, usai tanding.

Hal itu pun paling dirasakan Ginting pada saat gim ketiga atau ketika ia unggul 12-8. Namun, ia tak mampu memanfaatkan keunggulannya tersebut sampai akhirnya kalah.

"Gim ketiga, bisa dibilang masing-masing berada di setengah court yang enak dan court tidak enak. Cuma saat unggul 12-8 saya kurang bisa menerapkan strategi dengan baik," dia menjelaskan.

"Saat menang angin, saya tetap mencoba menyerang, cuma hari ini saya agak buru-buru dan tidak bisa me-manage tenaganya. Saya akhirnya jadi banyak melakukan kesalahan sendiri."

Ginting juga membeberkan perbedaan pola permainan saat dia mampu mengatasi lawan dari China, Zhao Jun Peng, di perempat final (21-12, 25-27, 21-17) dan menghadapi Kento Momota di partai semifinal (21-13, 14-21, 21-12). Padahal dari keduanya, Ginting juga menang lewat duel tiga gim.

"Lawan Sen berbeda dengan Momota atau pemain China yang bisa saya kalahkan. Saat unggul di gim ketiga, saya bisa menjaga permainan dan akhirnya menang. Serangan saya tetap ada," katanya.

"Tetapi, lawan Lakshya, saya malah terburu-buru dan tidak bisa terapkan strategi dengan baik."

Kendati kalah, Ginting berharap timnya mampu memenangkan pertandingan berikutnya melawan wakil-wakil India. "Setelah saya kalah, semoga teman-teman tetap bersemangat dan semoga bisa menang," harap Anthony Ginting.

(mcy/krs)