ADVERTISEMENT

Misi Rinov/Mentari Berjuang demi Kehormatan Ganda Campuran RI

Mercy Raya - Sport
Kamis, 09 Jun 2022 19:53 WIB
Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari di Indonesia Masters 2022
Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari. Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari menjadi satu-satunya wakil ganda campuran RI yang lolos perempatfinal Indonesia Masters 2022. Mereka masih berjuang demi kehormatan nomor ganda campuran Indonesia.

Berhadapan dengan mantan seniornya di Pelatnas PBSI, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, ganda peringkat 19 dunia ini memang tampil apik dalam babak 16 besar turnamen BWF Super 500 di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Kamis (9/6/2022).

Mereka hanya butuh waktu 36 menit untuk menaklukkan juara All England 2020 dua gim langsung dengan skor 21-16, 21-16. Keberhasilan mereka boleh jadi merupakan apresiasi tersendiri, mengingat dari Indonesia menurunkan lima wakilnya. Gabungan dari pemain pelatnas dan profesional.

Bukan hanya itu, sebagai ganda nomor 1 saat ini di Pelatnas, keberhasilan Rinov/Mentari menjadi bukti ganda campuran mulai bangkit. Apalagi setelah sempat ditinggal seniornya pada awal tahun 2022.

Namun, Rinov berpendapat lain. Ia merasa bukan-lah ganda campuran pertama saat ini, sebab gapnya dengan pasangan-pasangan di bawah tidak terlalu jauh.

Mulai Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso (ranking 28) dan Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati (46).

"Saya pribadi dibilang merupakan mix double Pelatnas pertama bukan ya. Karena gap-nya juga tak terlalu jauh dengan anak-anak yang lain," kata Rinov, usai tanding.

"Kalau (posisi) pertama ini kan cuma secara ranking saja saya yang paling atas. Tapi (sebenarnya) semua sama-sama ingin berjuang."

"Jadi intinya yang kami dan teman-teman Pelatnas PBSI ingin menaikkan mix double lagi karena kita tidak ada senior," ujarnya.

Diakui Rinov, ia dan rekan-rekan ganda campuran lainnya memang cukup kesulitan dengan kondisi tersebut. Tapi kenyataan itu suka tidak suka harus mereka terima dan jalani. "Jadi sebisa mungkin kami harus bergerak lebih cepat," Rinov menegaskan.

(mcy/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT