ADVERTISEMENT

Jumpa Ganda China di Semifinal, Fajar/Rian Wajib Konsisten Sejak Awal

Mercy Raya - Sport
Jumat, 10 Jun 2022 23:05 WIB
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto berhasil ke semifinal Indonesia Masters 2022. Fajar/Rian mendepak wakil Taiwan dengan skor 21-15, 21-18.
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto lolos ke semifinal Indonesia Masters 2022 (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta -

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto ditunggu wakil China di semifinal Indonesia Masters 2022. Fajar/Rian wajib menjaga konsistensi.

Fajar/Rian sukses menumbangkan unggulan ketiga, Lee Yang/Wang Chi Lin, di perempatfinal Indonesia Masters 2022. Dalam pertandingan di Istora Senayan, Jumat (10/6/2022) malam WIB, juara Swiss Open 2022 itu menang dua gim langsung dengan skor 21-15, 21-18, sekaligus menyegel tiket babak semifinal atas juara Olimpiade Tokyo 2020.

Fajar/Rian selanjutnya sudah ditunggu He Ji Ting/Zhou Hao Dong di semifinal. Ganda putra China itu juga menang setelah mengalahkan Kang Min Hyuk/Seo Seung Jae dari Korea, 21-16, 26-28, 21-19.

Laga kedua pasangan ini pun diprediksi bakal ketat karena Fajar/Rian dan Ji Ting/Hao Dong pernah saling mengalahkan dalam dua kali pertemuan. Fajar/Rian menang di final Thomas Cup 2020 sebelum dibalas Ji Ting/Hao Dong di German Open 2022.

"Persiapan besok mungkin lebih ke menjaga kondisi ya, karena main juga setiap hari, stamina juga terkuras, tapi lawan kan juga sama. Apalagi mereka juga main dari babak kualifikasi jadi tidak boleh jadi alasan. Kami harus menjaga stamina dan fokusnya karena yang paling penting itu buat saya," kata Fajar.

Selain strategi, Fajar/Rian sampai kini masih kerap bermasalah dengan konsistensi di lapangan, yang akhirnya membuat mereka melakukan kesalahan-kesalahan sendiri.

"Untuk menjaga konsistensi, yang pasti komunikasi ya. Tidak hanya di dalam lapangan, di luar juga kami harus terus lakukan untuk memperbaiki kesalahan sebelumnya," kata Fajar.

Hal senada diungkapkan Rian. Selain strategi dan konsistensi, mereka juga harus mengantisipasi power dari ganda China tersebut.

"Ya seperti yang kita tahu pemain China mempunyai power yang kuat juga, sama seperti Taiwan tadi. Jadi kami harus diskusi bagaimana cara melawan mereka besok," kata Rian.

"Antisipasinya pasti lebih banyak menyerang duluan. Karena kalau kami diserang, sementara mereka punya power yang kencang. Jadi kami lebih baik menyerang dulu," dia mempertegas.

(mcy/nds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT