ADVERTISEMENT

BWF Imbau Atlet Agar Tak Asal Pesan Makanan dari Luar Hotel

Mercy Raya - Sport
Sabtu, 11 Jun 2022 04:20 WIB
Logo Indonesia Masters 2022
BWF imbau para atlet Indonesia Masters 2022 tak asal beli makanan di luar hotel resmi. (Foto: Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Badminton World Federation (BWF) mengimbau atlet Indonesia Masters tak sembarangan pesan makanan di luar hotel resmi, demi menghindari kasus keracunan makanan.

Sebelumnya, dari postingan di sosial media dikabarkan beberapa pebulutangkis Malaysia yang menginap di Hotel Century mengalami keracunan makanan. Hal serupa menimpa diri pemain Thailand yang diketahui tengah dirawat di salah satu rumah sakit di Jakarta.

Sehubungan itu, mereka juga menyiapkan tindakan preventif. Salah satunya dengan memisahkan tempat makan para pemain dan tim dengan tamu hotel lainnya.

Panitia Indonesia Master 2022 juga telah melakukan beberapa koordinasi dengan beberapa pihak terkait, termasuk BWF, agar kasus ini tidak meluas dan memberi ketenangan kepada pemain yang tengah bertanding di kejuaraan level super 500 ini.

Setelah berkoordinasi dengan panitia, BWF pun meminta agar para manajer tim tamu mengingatkan para pemain untuk tidak sembarangan memesan makanan dari luar hotel atau mengonsumsi makanan tertentu. Imbauan itu diberikan supaya kasus dugaan keracunan tidak meluas.

"Agar kasusnya bisa objektif, mereka yang sakit tersebut, juga tidak dirawat di rumah sakit rujukan panitia atau langganan pihak hotel. Tetapi di rumah sakit lain," kata Kepala Bidang Humas dan Media PP PBSI, Broto Happy dalam rilis PBSI, Jumat (10/6/2022).

Panitia pelaksana kejuaraan sendiri sejauh ini juga terus mencari tahu alasan beberapa wakil dari Negeri Jiran dan Thailand itu tidak fit kondisinya selepas melahap santapan sarapan pagi di hotel.

Lebih jauh Broto menyampaikan, dari laporan dokter kejuaraan, dr. Grace Corlesa Joselini, berdasarkan laporan hasil laboratorium, para pemain yang dirawat tersebut bukan karena keracunan tetapi bisa jadi karena mengonsumsi makanan yang tidak sehat atau mengandung bakteri.

"Kalau keracunan, impact-nya akan terasa langsung. Dengan melihat hasil laboratorium, itu terjadi karena pemain mengonsumsi makanan yang tidak sehat atau mengandung bakteri," ujar dr. Grace.

Diterangkan oleh Grace, bukan untuk mencari kambing hitam, para pemain yang menginap di dua hotel resmi yang disediakan panitia kejuaraan, Hotel Century dan Fairmont, memang bisa bebas memesan makanan via aplikasi di gawai atau bersantap di restoran di mal yang ada di sekitar hotel.



Simak Video "Respons PBSI soal Atlet Ngeluh Keracunan saat Gelaran Indonesia Masters"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/bay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT