Indonesia Open 2022: Pramudya Sedih Tak Bisa Cover Yeremia

ADVERTISEMENT

Indonesia Open 2022: Pramudya Sedih Tak Bisa Cover Yeremia

Mercy Raya - Sport
Jumat, 17 Jun 2022 19:52 WIB
Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Rambitan.
Pramudya Kusumawardana sedih tak bisa meng-cover posisi Yeremia Rambitan saat cedera di perempatfinal Indonesia Open 2022. (Foto: detikcom/Grandyos Zafna)
Jakarta -

Pramudya Kusumawardana sedih tak bisa meng-cover posisi Yeremia Erich Yoche Rambitan saat cedera di perempatfinal Indonesia Open 2022. Padahal, kemenangan di depan mata.

Pramudya/Yeremia harus puas terhenti di babak delapan besar turnamen BWF Super 1000 yang berlangsung di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Jumat (17/6/2022). Mereka kalah setelah bertanding melawan pasangan Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik dalam laga tiga gim dan berakhir dengan skor 21-14, 12-21, 20-22.

Pramudya/Yeremia sempat mengalami hal buruk sebelum mereka benar-benar memastikan kekalahannya. Yeremia salah jatuh saat unggul 20-18. Sempat melanjutkan pertandingan, tapi akhirnya Yeremia tumbang dan harus puas dengan skor 20-22 pada gim penentu.

"Mungkin dari awal kami sudah main baik. Di gim pertama dan pertengahan kedua juga baik tapi setelah interval kami banyak melakukan kesalahan jadi selisih angka jauh. Di gim ketiga, saat posisi angka kami sudah 20, tahu sendiri tadi bagaimana," kata Pramudya, dalam jumpa persnya.

"Tadi saya juga bertanya terus. Dia bilang sakit-sakit saja, sepertinya geser itu lututnya sedikit. Saya juga bilang ke Yeremia, kamu depan saja, satu poin ini. Lalu dia mau lanjut, tapi kayaknya sudah tidak bisa bergerak sama sekali sih."

"Tadi saya berusaha juga sih, smes begitu, dan seharusnya itu kesempatan bagi saya. Tapi saya tak bisa cover jadi ya sangat-sangat sedih sih sebenarnya," Pramudya mengungkapkan.

Pramudya menambahkan untuk kondisi terbaru rekannya. Ia tidak tahu detail sebab dokter masih memeriksa dan rencananya akan dilakukan MRI (Magnetic Resonance Imaging) untuk mengetahui sejauh mana cedera yang dialami Yeremia.

Hal senada diungkapkan staf Humas dan Media PP PBSI, Deri Destan. Ia menyebut, saat ini pihaknya masih menunggu kabar terbaru Yeremia.

"Setelah diskusi dengan dokter, keadaan Yeremia masih ditunggu. Setelah obat masuk belum bisa ditindak lututnya masih tunggu 15 sampai 20 menit oleh dokter. Nanti dilihat lagi oleh dokter, kemudian di MRI. setelah itu, baru diketahui hasilnya seperti apa," kata staf Humas dan Media PP PBSI, Deri Destan.

"Memang posisi jatuhnya tidak sempurna, lalu menekuk, jadi lututnya yang kena. Kami berharap kondisi Yeremia tidak parah," kata Deri mengharapkan.

(mcy/cas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT