ADVERTISEMENT

Lolos ke 8 Besar Malaysia Masters 2022, Ini yang Rinov/Mentari Waspadai

Mercy Raya - Sport
Kamis, 07 Jul 2022 21:55 WIB
Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari memangi perang saudara kontra Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. Rinov/Pitha pun melaju ke 8 besar Indonesia Masters 2022.
Ilustrasi Rinov Rivaldy/Phita Haningtyas Mentari (Foto: Grandyos Zafna/detikSport)
Jakarta -

Ganda campuran Rinov Rivaldy/Phita Haningtyas Mentari mewaspadai lawan yang akan mereka hadapi di babak 8 besar Malaysia Masters 2022. Terlebih, lawannya mampu singkirkan unggulan pertama.

Rinov/Mentari ditunggu lawan dari Belanda, Robin Tabeling/Selena Piek, yang juga lolos ke perempatfinal turnamen BWF Super 500 tersebut. Tiket itu diperoleh masing-masing usai menuntaskan lawan mereka di babak 16 besar di Axiata Arena, Kuala Lumpur, pada Kamis (7/7/2022).

Rinov/Mentari menaklukkan pasangan Jepang Yuki Kaneko/Misaki Matsutomo dua gim langsung 21-15, 21-18. Sedangkan Tabeling/Piek mengalahkan ganda nomor 2 dunia Dechapol PUavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai dalam pertandingan tiga gim 17-21, 21-15, 21-13.

"Dari awal, kami yakin bisa menang lagi. Apalagi, kami memiliki modal tiga kemenangan beruntun dalam empat pertemuan sebelumnya. Jadi, saya dan Pitha begitu yakin bisa menang lagi," kata Rinov menyoal jalannya pertandingan hari ini dalam rilis PBSI.

"Kami bermain normal dan bisa mengatasi lawan. Mungki. karena kami sudah sering bertemu, jadi sedikit banyak tahu bagaimana karakter permainan dan pola mereka seperti apa," lanjutnya.

Nah, untuk pertandingan besok melawan Tabeling/Piek, Rinov menyebut akan lebih mempersiapkan diri. Terlebih lawan membawa bekal apik pada laga sebelumnya. Selain itu, Rinov/Mentari juga belum punya catatan pertemuan dengan ganda berperingkat 19 dunia itu dalam turnamen internasional.

"Untuk pertandingan besok, kami harus bersiap lagi. Mereka pasti juga tambah percaya diri setelah mengalahkan unggulan pertama. Karena itu, kami tidak boleh lengah. Harus siap dari awal," ujar Rinov.

"Semua pemain Eropa itu rata-rata pola permainannya sama. Selama bertanding, mereka lebih ke pola hapalan. Jadi kita harus waspadai dari awal," tambahnya.

(mcy/aff)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT