ADVERTISEMENT

Taipei Open 2022: Tunggal Putri RI Komang Ayu Tak Mau Terbebani

Mercy Raya - Sport
Selasa, 19 Jul 2022 20:23 WIB
Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Komang Ayu Cahya Dewi mengambil kok saat melawan pebulu tangkis tunggal putri Jerman Yvonne Li dalam pertandingan babak penyisihan grup A Piala Thomas Uber 2022 di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Selasa (10/5/2022). Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia yang tampil pertama tersebut mampu menang dengan skor 21-15 dan 21-13. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/YU
Komang Ayu Cahya Dewi . Foto: ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT
Jakarta -

Komang Ayu Cahya Dewi menjadi satu-satunya wakil Indonesia di nomor tunggal putri Taipei Open 2022. Tapi ia tak mau hal itu menjadi beban dan justru melecut motivasi.

Komang merupakan satu dari tiga wakil yang dikirim PBSI untuk mengikuti turnamen BWF Super 300 mulai hari Selasa (19/7). Dua lainnya yaitu Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay dan Christian Adinata.

Sementara 12 wakil lainnya ditarik dari keikutsertaannya dengan alasan yang bervariasi, dari mulai cedera hingga kondisi yang tidak fit.

Berangkat dengan status satu-satunya wakil tunggal putri Indonesia di Taipei Open 2022 tak membuat Komang terbebani. Sebaliknya, status itu jadi kesempatannya untuk tampil sebaik mungkin.

Hal itu pun langsung ia buktikan dengan langsung lolos ke babak utama. Komang menang atas wakil India Keyura Mopati dua gim langsung 21-13, 21-14 dalam laga yang berlangsung di Taipei Heping Basketball Gymnasium, Taipei.

"Saya cukup senang (dengan hasil ini) karena pertama kali ke Taipei dan bermain di kelas super 300," kata Komang dalam rilis PBSI.

"Hari ini saya mainnya lebih bisa mengontrol lawan. Hanya kendala pada angin yang cukup kencang tapi harus bisa mengatasi keadaan tersebut," lanjutnya.

Di babak utama, Komang akan ditantang wakil tuan rumah Chen Su Yu pada Rabu (20/7). Ia bertekad meraih kemenangan lagi. "Besok harus main tenang dan sebisa mungkin menikmati pertandingan," ujar Komang Ayu.

"Tidak ada beban main di sini. Saya mau menunjukkan yang terbaik saat diberikan kesempatan di pertandingan yang levelnya cukup tinggi bagi saya.".

Taipei Open terakhir kali diselenggarakan pada 2019. Pada dua edisi berikutnya, BWF memutuskan untuk membatalkan turnamen tersebut dengan pertimbangan keselamatan dan kesehatan semua pihak karena penyebaran COVID-19 di Taiwan yang sedang meningkat.

Indonesia sendiri terakhir kali merebut gelar juara pada Taipei Open 2018 melalui Alfian Eko Prasetya/Marsheilla GIscha Islami. Sementara pada 2019, Merah Putih nirgelar, setelah wakil-wakil Indonesia tak ada yang mampu menembus babak final.

(mcy/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT