ADVERTISEMENT

Kejuaraan Dunia Bulutangkis: Hendra/Ahsan Jagoannya Indonesia

Mercy Raya - Sport
Minggu, 31 Jul 2022 16:20 WIB
Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan juara dunia 2019
Kejuaraan Dunia Bulutangkis: Hendra/Ahsan Jagoannya Indonesia. (Foto: dok. Humas PBSI)
Jakarta -

Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022 akan kembali bergulir pada Agustus. Indonesia sementara ini loloskan 16 wakil, salah satunya sang jagoan Hendra/Ahsan.

Siapa sangka, The Daddies tak hanya merupakan salah satu andalan Indonesia meraih gelar, tapi juga menjadi pemain tersukses di kejuaraan bulutangkis paling tinggi di Badminton World Federation (BWF).

Hendra tercatat pernah empat kali menjadi juara. Tiga di antaranya, diraih bersama Ahsan. Hendra yang akan berusia 38 tahun pada 25 Agustus ini, pertama kali menjadi juara dunia di Kuala Lumpur 2007 bersama mendiang Markis Kido.

Mereka merebut gelar itu setelah berjuang mengalahkan pasangan Korea Selatan, Jung Jae-sung/Lee Yong-dae dengan skor 21-19, 21-19. Hendra/Kido kemudian meraih medali perunggu pada Kejuaraan Dunia 2010.

Pergantian pasangan tak menghentikan Hendra untuk kembali berprestasi di Kejuaraan Dunia. Bersama Ahsan, ia menyabet gelar dunia pertama mereka sebagai pasangan du Guangzhou pada 2013. Hendra/Ahsan memastikan gelar itu setelah menaklukkan pasangan Denmark 21-13, 23-21.

Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan juara dunia 2019Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan juara dunia 2019 (Foto: dok. Humas PBSI)

Mereka kemudian juara pada dua tahun berikutnya di Jakarta. Mereka mengalahkan pasangan China, Liu Xiaolong/Qiu Zihan.

Hendra/Ahsan kembali menjadi juara pada Kejuaraan Dunia setelah empat tahun berikutnya atau saat pelaksanaannya di Basel 2019. The Daddies mengalahkan wakil Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi di partai final dengan skor 25-23, 9-21, 21-15.

Sebelum Hendra, Indonesia juga punya atlet tersukses lainnya yaitu Liliyana Natsir. Ia juga mengantongi jumlah perolehan yang sama dengan Hendra yaitu 4 gelar.

Empat gelar itu diraih oleh legenda hidup bulutangkis itu dari dua pasangan berbeda, yaitu Kejuaraan Dunia 2015 di Anaheim dan 2007 di Kuala Lumpur bersama Nova Widianto. Sementara pada Kejuaraan Dunia Guangzhou 2013 dan Glasgow 2017 bersama Tontowi Ahmad.

Pada Kejuaraan Dunia tahun ini, PBSI sendiri berharap gelar bisa diraih dari sektor ganda putra. Hendra/Ahsan menjadi salah satu dari empat wakil yang lolos di kejuaraan yang diselenggarakan di Tokyo, 22-28 Agustus mendatang.

Jika keduanya bisa kembali merebut gelar, maka bagi Hendra gelar tersebut bakal menjadi yang kelima untuknya, sekaligus menyamai rekor Lin Dan (China, pebulutangkis tunggal putra), Park Joo-bong (Korea Selatan, ganda putra dan ganda campuran), dan Zhao Yunlei (China, ganda putri dan ganda campuran) yang sudah mengantongi lima gelar Kejuaraan Dunia. Sedangkan, bagi Ahsan menjadi yang keempat.

Simak juga Video: Empat Wakil Indonesia Melangkah ke Final Malaysia Masters 2022

[Gambas:Video 20detik]



(mcy/aff)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT