ADVERTISEMENT

Gagal di Kejuaraan Dunia, PBSI Harapkan Gelar di Japan Open 2022

Mercy Raya - Sport
Senin, 29 Agu 2022 19:25 WIB
TOKYO, JAPAN - AUGUST 26: Fajar Alfian (front) and Muhammad Rian Ardianto of Indonesia compete in the Mens Doubles Quarter Finals match against Ben Lane and Sean Vendy of England  on day five of the BWF World Championships at Tokyo Metropolitan Gymnasium on August 26, 2022 in Tokyo, Japan. (Photo by Toru Hanai/Getty Images)
Foto: Getty Images/Toru Hanai
Jakarta -

PP PBSI mengakui kegagalannya di Kejuaraan Dunia 2022. Induk organisasi bulutangkis nasional itu pun berharap dapat membalasnya di Japan Open 2022.

Setelah di Kejuaraan Dunia hanya meraih satu medali perak dan satu medali perunggu, tim Indonesia langsung mengalihkan fokus ke turnamen selanjutnya, yakni Japan Open 2022.

Turnamen Super 750 itu akan diselenggarakan di Maruzen Intec Arena Osaka, Osaka, Jepang, mulai 30 Agustus hingga 4 September ini.

Merah-Putih menurunkan 13 wakilnya. Rinciannya, tiga dari tunggal putri, satu tunggal putri, lima wakil dari ganda putra, dua dari ganda putri, dan dua dari ganda campuran.

Dari jumlah itu, pembaruan terjadi pada komposisi ganda putra dengan tambahan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, sedangkan sektor ganda putri Siti Fadia Silva Ramadhanti akan kembali berpasangan dengan Apriyani Rahayu.

Menatap turnamen tersebut, Kepala bidang Pembinaan Prestasi PBSI Rionny Mainaky mengaku sudah melakukan evaluasi terhadap timnya, khususnya soal daya juang yang harus meningkat di lapangan.

Terhadap pelatih, eks pelatih kepala Timnas Jepang ini menekankan untuk terus mengawasi dan memberikan semangat kepada para pemain. Apalagi setelah kegagalan meraih di Kejuaraan Dunia yang berakhir Minggu (28/8/2022).

"Saya meminta para pelatih bisa mengevaluasi anak-anak. Mengawasi dan juga menjadi motivator mereka," kata Rionny dalam rilis PBSI, Senin (29/8/2022).

"Harapan saya, kami semua semakin kompak, solid, dan saling mendukung agar di Japan Open 2022 ini dapat lebih baik dan bisa meraih gelar," ujar Rionny.

Sebagai catatan, Japan Open kembali diselenggarakan setelah pada 2020 dan 2021 dibatalkan pelaksanannya.

Indonesia sendiri berstatus sebagai juara bertahan, khususnya di sektor ganda putra. Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon sejauh ini belum terkalahkan dalam tiga edisi terakhir (2017, 2018, dan 2019).

(mcy/aff)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT