Gelar Hylo Open 2022 Jadi Pembuktian Rehan/Lisa

ADVERTISEMENT

Gelar Hylo Open 2022 Jadi Pembuktian Rehan/Lisa

Mercy Raya - Sport
Senin, 07 Nov 2022 13:50 WIB
Rehan Naufal Kusharjanto, Lisa Ayu Kusumawati
Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati membuktikan diri di Hylo Open 2022. (Foto: dok. PBSI)
Jakarta -

Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati ucap syukur usai menjuarai turnamen Super 300 Hylo Open untuk kali pertama. Gelar tersebut menjadi pembuktian keduanya sebagai pasangan kejutan tahun ini.

Rehan/Lisa sukses merebut gelar setelah menyelesaikan pertandingan final melawan Feng Yangze/Huang Dongping. Mereka mengatasi pasangan China tersebut dua gim langsung, 21-17, 21-15 di Saarlandhalle Saarbrucken, Jerman, pada Minggu (6/11/2022) waktu setempat.

Bagi Rehan/Lisa kesuksesannya ini merupakan yang pertama dalam dua tahun terakhir. Sebelumnya, mereka juara di Finnish Open 2019 di Vantaa, Finlandia.

"Alhamdulillah kami senang sekali bisa juara. Akhirnya kami untuk kali pertama bisa juara di Super 300. Akhirnya kami bisa buktikan, kalau kami sebenarnya bisa," kata Lisa dalam keterangan tertulisnya, Senin (7/11/2022).

"Kami tidak memikirkan menang atau kalah. Kami ingin bermain lepas saja karena lawan juga tidak gampang," ujarnya.

Bagaimana pun, salah satu pemain China tersebut, Huang Dongping, ialah pebulutangkis ranking tiga dunia dan merupakan peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020.

Dong Ping sebelumnya berpasangan dengan Wang Yilyu. Dan tercatat sudah dua kali menang atas Rehan/Lisa. Sedangkan Feng Yanze berpartner dengan Lin Fangling. Namun, di turnamen kali ini kedua pasangan itu dipecah.

"Saya tidak takut lawan Huang Dong Ping, peraih emas Olimpiade, karena kami sudah sering lawan juga. Kami (selalu) kalah, tapi tidak tahu kenapa saya berani main depan terus, seperti enak sekali kakinya bisa cepat juga bergerak," Lisa mengungkapkan.

"Smes saya juga banyak tembus, mungkin karena shuttlecock-nya enak dan kami tadi sempat menang angin juga. Mereka mungkin tegang juga," lanjutnya.

"Kemenangan ini terasa istimewa. Saya persembahkan kepada mama saya yang habis ulang tahun, dan orang-orang tersayang Lisa. Terima kasih juga buat semua yang sudah mendukung kami terus," kata Lisa.

Sementara itu, Rehan menyebut gelar ini menjadi batu loncatan dirinya bersama Lisa dalam mewujudkan prestasi-prestasi di turnamen ke depannya.

"Kemenangan ini saya persembahkan terutama buat keluarga saya, Bunda saya, buat pelatih-pelatih saya yang sudah membantu saya dan Lisa, dan juga buat Indonesia pastinya," kata Rehan.

"Dukungan penonton membuat saya dan Lisa jadi tambah semangat. Apalagi mereka juga semangat terus mendukung kami," Rehan menambahkan.



Simak Video "Perempatfinal Piala Dunia: Kroasia Kuda Hitam, Maroko Bisa Bikin Kejutan?"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/cas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT