Perubahan Kalender Turnamen Bulutangkis di Mata Kevin/Marcus

ADVERTISEMENT

Perubahan Kalender Turnamen Bulutangkis di Mata Kevin/Marcus

Mercy Raya - Sport
Rabu, 07 Des 2022 15:38 WIB
Kevin/Marcus
Foto: Mercy Raya/detikSport
Jakarta -

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menanggapi perubahan kalender turnamen bulutangkis dunia yang tak lagi digelar secara cluster. Apa kata mereka?

Badminton World Federation (BWF) telah merilis jadwal turnamen bulutangkis tahun 2023. Ada perubahan dari kebiasaan, terutama dua tahun belakangan saat pandemi COVID-19. Mereka tak menerapkan turnamen cluster seperti yang telah dijalani periode-periode sebelumnya.

Salah satu perubahan paling signifikan ialah Indonesia Masters yang kembali digelar awal tahun 2023. Tepatnya mulai 24-29 Januari, dan Indonesia Open pada 13-18 Juni 2023.

Perubahan ini bukan tak mungkin akan memberi dampak positif bagi para atlet. Dalam arti, atlet dapat banyak kebebasan dalam memilih turnamen yang mereka butuhkan serta waktu recovery.

Namun begitu, ganda putra Indonesia Kevin/Marcus memiliki pendapat lain soal itu. Apa kata mereka?

"Sebenarnya tetap (turnamennya) tetap back to back karena kita dari Malaysia, India, kemudian Indonesia. Jadi memang untuk recovery sama saja. Soalnya kita akan berangkat (mengikuti turnamen) semua," kata Kevin saat jumpa pers Indonesia Masters 2023 di Ritz Carlton, Mega Kuningan, Rabu (7/12/2022).

Menukil kalender terbaru BWF, Malaysia Open 2023 menjadi pembuka tur musim tahun depan pada 10-15 Januari, kemudian India Open 17-22 Januari, kemudian Indonesia Masters.

"Ya, semoga bisa persiapan sebaik mungkin saja sih," lanjutnya.

Marcus mengamini apa yang dikatakan oleh Kevin. "Over all sama dengan Kevi. Kalau dilihat dari kalender BWF sebenarnya (Indonesia Masters) ini sudah turnamen ketiga," tutur Marcus.

"Cuma ini mainnya di negeri sendiri. Pasti kami akan tampil maksimal dan akan usahakn memberikan yang terbaik," kata Marcus.

Beda dengan Minions, tunggal putra Chico Aura Dwi Wardoyo mengatakan kalender tahun depan lebih menguntungkan buat atlet dalam recovery.

"Mungkin buat pemulihan recovery lebih menguntungkan. Jadi kondisi pesertanya lebih baik dari Indonesia Masters, ke Indonesia Open," kata Chico dalam kesempatan yang sama.

Lihat juga Video: Pernyataan Federasi Denmark Usai Sebut Minions dan Fajri dari Malaysia

[Gambas:Video 20detik]




(mcy/aff)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT