Gregoria Merasa Sudah Main Enak, tapi Terlalu Buru-buru

ADVERTISEMENT

Gregoria Merasa Sudah Main Enak, tapi Terlalu Buru-buru

Mercy Raya - Sport
Kamis, 08 Des 2022 13:15 WIB
Gregoria Mariska Tunjung
Gregoria Mariska Tunjung. Foto: dok PBSI
Jakarta -

Gregoria Mariska Tunjung gagal melanjutkan tren positifnya di BWF World Tour Finals 2022. Ia dikalahkan pebulutangkis Korea Selatan An Se Young karena terlalu terburu-buru ingin menang.

Tampil di Nimibutr Arena, Bangkok, pada Kamis (8/12/2022), Gregoria menjalani laga keduanya di babak penyisihan Grup A dengan menghadapi unggulan keempat, An Se Young.

Sempat kalah di gim pertama 9-21, Gregoria mampu memperpanjang napas setelah merebut kemenangan atas An Se Young di gim kedua 21-11.

Namun, keunggulan itu tak mampu dipertahankannya di gim ketiga. Juara dunia junior 2017 itu kalah 10-21, dan harus puas menelan kekalahan pertamanya di fase grup BWF World Tour Finals 2022 yang merupakan turnamen penutup tahun 2022 ini.

"Secara permainan saya merasa hari ini lumayan enak. Polanya sudah berjalan walau di poin-poin akhir saya banyak melakukan kesalahan sendiri. Saya tidak bisa mengatasi beberapa faktor seperti kondisi angin di lapangan," kata Gregoria usai tanding, dalam keterangan tertulisnya.

"Saya juga bermain terlalu terburu-buru. Beberapa kali saya punya kesempatan gagal menjadi poin karena saya tidak sabar. Seharusnya dengan kondisi seperti ini semua harus diperhitungkan. Itu yang membuat saya kecewa," tuturnya.

Berkaitan itu, Gregoria juga menilai An Se Young lebih diuntungkan dalam laga ini lantaran sudah pernah menjajal lapangan yang mereka gunakan pada pertandingan tadi.

"An Se Young kemarin bermain di lapangan ini. Jadi secara keseluruhan dia mungkin sudah tahu cara menguasai keadaan. Selain itu, dia adalah tipe pemain safe," tuturnya.

Dengan kekalahan ini, Gregoria belum sekali pun mampu revans dari pebulutangkis nomor dua dunia tersebut. Saat ini, head to head keduanya masih 4-0. Keunggulan untuk An Se Young.

Gregoria masih akan menjalani laga terakhir fase grup BWF World Tour Finals 2022 melawan Akane Yamaguchi (Jepang). Ia berharap bisa meningkatkan motivasinya.

Menukil catatan pertemuannya dengan Akane, Gregoria tercatat sudah tiga kali menang dari 12 perjumpaan keduanya. Dua kemenangan itu di antaranya diraih Gregoria pada tahun ini di Malaysia masters 2022 dan Malaysia Open 2022. Satu lainnya di Asian Games 2018.

"Kalau kemarin saya tidak mau memikirkan kemenangan. Hari ini saya tidak mau memikirkan kekalahan. Masih ada laga besok, semoga saya bisa menemukan motivasi lagi untuk berjuang lawan (Akane) Yamaguchi," kata Gregoria.

(mcy/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT