Data dan Fakta AS Terbuka
Tidak Ramah bagi Petenis Kidal
Senin, 28 Agu 2006 11:54 WIB
Jakarta - AS Terbuka ternyata tidak ramah dengan petenis spesialis tangan kidal. Namun banyak fakta lain yang juga menarik mengenai ajang Grand Slam di negeri 'Paman Sam' ini.- Di bagian putra, sejak pertama digelar tahun 1881, petenis bertangan kanan mendominasi parade juara. Tercatat 101 kampiun AS Terbuka bertangan kanan, sementara 24 lainnya merupakan jatah petenis kidal.Petenis pemegang rekor terbanyak juara hanya dipegang oleh tiga petenis yaitu, Richard D. Sears (1881-1887), William A. Lamed (1901-1902, 1907-1911) dan William T. Tilden (1920-1925, 1929).Dominasi petenis bertangan kanan paling kentara terlihat antara tahun 1985-2005, dengan 21 gelar juara diraih oleh 11 petenis bertangan kanan. Sementara petenis kidal mendominasi di rentang waktu 1974-1984 oleh empat petenis, dimana Jimmy Connors menguasai di tahun 1974, 1976, 1978 dan 1982-1983.Sementara di bagian putri, catatan petenis kidal lebih parah lagi. Mulai digelar tahun 1887, hanya 7 titel juara saja yang berhasil diboyong oleh petenis kidal dan 112 titel lain untuk petenis bertangan kanan. Martina Navratilova menjadi petenis kidal putri terbanyak dengan mengkoleksi empat gelar juara (1983-1984 dan 1986-1987).- Dalam 10 tahun terakhir final AS Terbuka di bagian putri selalu berakhir dalam dua set, namun tidak demikian dengan apa yang terjadi di bagian putra. Ketatnya persaingan perebutan juara sangat terlihat karena dua finalis hampir selalu mengakhiri pertandingan di atas tiga set.Petenis tuan rumah juga tidak mendominasi nama juara dalam tiga tahun terakhir. Serena Williams, Venus Williams dan Lindsay Davenport tidak lagi berjaya sejak 2003 lalu. Demikian juga di bagian putra. All US Final seperti gelaran tahun 2002, di mana Pete Sampras bertemu dengan Andre Agassi, tidak lagi terjadi. Agassi memang sempat menjadi finalis tahun 2005, sayangnya gagal menjadi juara setelah kalah dari Roger Federer.Meski demikian dominasi petenis AS di grand slam ini sejak mulai digelar belum tertandingi oleh petenis dari negara manapun. Tercatat 85 gelar juara tunggal putra berhasil diboyong 36 petenis tuan rumah di bagian putra. Sementara di bagian putri, 89 titel juara berhasil diboyong 36 petenis. - Dalam urusan hadiah, AS Terbuka menjadi salah satu turnamen yang memberikan hadiah sama antara petenis putra dan putri. Dari total anggaran $ 19,789 juta, $ 1,2 juta diperuntukkan bagi juara masing-masing tunggal putra dan putri. Setengahnya untuk runner up. Sementara di bagian ganda, juara akan memperoleh $ 400 ribu.- Pemain unggulan termuda di AS Terbuka yang mulai dilangsungkan hari ini dipegang oleh Andy Murray (Unggulan ke-17). Ia berusia 19 tahun tiga bulan dan 13 hari, disusul oleh Rafael Nadal (unggulan ke-2) yang berusia 20 tahun 2 bulan dan 25 hari. Sementara petenis unggulan tertua dipegang oleh Jonas Bjorkman yang saat ini sudah berusia 34 tahun 5 bulan dan 3 hari.Di bagian putri, petenis unggulan termuda dipegang oleh Maria Sharapova dengan usia 19 tahun 4 bulan dan 9 hari. Mary Pierce, yang merupakan unggulan ke-13, merupakan petenis unggulan tertua dengan usia 31 tahun 8 bulan dan 13 hari.- Menilik sejarah masa lalu, nama Pete Sampras sempat menyita perhatian. Ia menjadi juara termuda ketika berhasil menjadi jawara AS Terbuka tahun 1990. Saat itu usianya 19 tahun dan 28 hari.- Sejak 10 tahun terakhir perhatian terhadap tenis AS Terbuka semakin naik. Buktinya catatan penonton meningkat hingga menyentuh rekor pada tahun 2005 dengan total 659.538 penonton selama grand slam ini digelar seminggu lebih. (ian/)











































