Federer Juara (Lagi)

AS Terbuka

Federer Juara (Lagi)

- Sport
Senin, 11 Sep 2006 09:05 WIB
Federer Juara (Lagi)
New York - Petenis nomor satu dunia Roger Federer kembali tampil sebagai juara AS Terbuka. Kemenangan hat-trick ia ukir dengan menundukkan pemain tuan rumah Andy Roddick.Pada pertandingan final di Stadion Arthur Ashe, Senin (11/9/2006) pagi WIB, Federer menang 6-2, 4-6, 7-5, 6-1 untuk mengutip titel grand slam ketiganya di tahun ini atau yang kesembilan dalam karirnya.Di set pertama Federer teramat kuat buat Roddick. Hanya dalam 17 menit ia mengungguli lawannya itu sampai 5-0 dengan perpaduan servis ace, pukulan yang tajam, voli yang mantap, serta pengembalian yang refleks servis maut Roddick yang kecepatannya sempat mencapai 217 km/jam.Di set kedua giliran Roddick mengejutkan Federer. Langsung mematahkan servis lawannya itu di game pembuka, Roddick mampu meladeni Federer bahkan mempecudanginya dengan angka 6-4. Setelah beradu kekuatan pukulan maupun servis di set ketiga, yang dimenangi Federer, pertandingan set keempat berjalan tidak seimbang lagi. Federer menang mudah dan memastikan diri sebagai pemenang.Federer kini menjadi pemain pertama sejak Ivan Lendl di tahun 1985-1987 yang memenangi titel AS Terbuka tiga kali berturut-turut. Ia bahkan membuat rekor lebih mentereng, yakni orang pertama yang menjuarai Wimbledon dan AS Terbuka tiga kali berturut-turut di tahun yang sama.Tahun ini Federer hanya kehilangan tropi Prancis Terbuka setelah ditekuk Rafael Nadal di final. Namun dari segi jumlah kemenangan di turnamen grand slam ia masih kalah dari Pete Sampras (14).Sementara Roddick, yang baru menang satu kali dari 12 pertemuannya melawan Federer, bagaimanapun telah menunjukkan gejala membaik, terutama sejak merekrut legenda tenis AS, Jimmy Connors, sebagai pelatih."Di lapangan sana Anda tentu saja tak mau dipermalukan. Itu sudah pasti," komentar Roddick untuk meyakinkan bahwa ia sudah berusaha keras untuk meladeni kedigjayaan Federer."Roder ada di puncak. Hanya dia yang ada di puncak, tak peduli berapa banyak orang membuat perbandingan ini-itu. Dia pemain terhebat pada olahraga ini. Tak perlu ditanyakan lagi, baik kepadaku maupun pemain-pemain lain." (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads