Sharapova Ingin Musim Diperpendek
Sabtu, 14 Okt 2006 04:25 WIB
Moscow - Badai cedera yang silih berganti mendera para petenis dunia tidak terlepas dari padatnya turnamen di musim ini. Atlet cantik Rusia Maria Sharapova pun berharap ada pengurangan turnamen di setiap musimnya.Keinginan Sharapova tidak terlepas dari cedera yang dideritanya baru-baru ini di turnamen Kremlin Cup. Petenis berusia 19 tahun ini terpaksa beristirahat karena mengalami cedera pinggul kanan.Melihat kasus-kasus serupa yang dialami oleh petenis lain, Sharapova menyimpulkan bahwa ada sistem yang salah dalam kalender turnamen WTA. Menurutnya padatnya turnamen dan minimnya waktu bagi petenis beristirahat membuat banyak pemain harus berlaga dengan kondisi yang tidak memungkinkan. Padahal setiap petenis dituntut untuk selalu main dan menang guna memperbaiki perolehan poin dan peringkatnya."Menurut saya tenis musim ini harusnya lebih dipendekkan, dengan banyak waktu istirahat bagi para pemain maka mereka bisa bermain dalam kondisi baik saat berlaga," ungkap Sharapova seperti dikutip AFP, Sabtu (14/10/2006)."Saya tahu bahwa WTA menanggapi serius masalah ini dan saya berharap perubahan bisa membawa jadwal yang lebih menguntungkan pada para pemain," tambahnya.Sharapova bukan merupakan korban pertama padatnya musim kompetisi di setiap tahunnya. Tercatat 10 pemain top dunia sering absen di turnamen Tier 1 -turnamen terpenting agenda WTA-. Absennya petenis di turnamen ini naik 72 persen dibanding lima musim sebelumnya. Bahkan dalam gelaran 10 turnamen Tier 1 tahun ini, tidak satupun turnamen yang diikuti oleh lebih dari lima petenis berperingkat 10 dunia.Sebuah catatan yang ironis. Tidak salah jika WTA dituntut untuk lebih humanis dalam mengatur jadwal turnamen yang akan diadakan. (ian/din)











































