Kemana Petenis AS?

WTA Championship 2006

Kemana Petenis AS?

- Sport
Rabu, 08 Nov 2006 17:15 WIB
Kemana Petenis AS?
Madrid - Sejak digelar tahun 1972, Amerika Serikat tak pernah absen berpartisipasi di WTA Championship. Namun catatan tersebut berakhir tahun ini saat tak satupun putri "Paman Sam" bersaing di Madrid.Empat dari delapan petenis putri yang berlaga di WTA Championship 2006 berasal dari Rusia, sementara dua lainnya dari Belgia dan masing-masing satu dari Swis dan Prancis. Fenomena tersebut jelas menimbulkan pertanyaan. Beberapa tahun lalu, turnamen akhir tahun itu hampir selalu didominasi petenis asal Amerika Serikat (AS). AS malah cuma menempatkan satu petenisnya dalam posisi 35 besar peringkat WTA pekan ini melalui Lindsay Davenport yang bertengger di urutan 18. Sejarah tenis AS juga mencatat Agustus 2006 sebagai bulan terburuk saat tak satupun petenis mereka masuk di posisi 10 besar, padahal sejak tahun 1975 setidaknya ada satu wakil mereka di top 10."Itu sangat aneh mengingat kondisi yang mereka miliki di AS. Sungguh ajaib mereka tak ada di sini saat ini," sahut Elena Dementieva seperti diberitakan Reuters, Rabu (8/11/2006).Disebut petenis Rusia berperingkat enam itu, tenggelamnya tenis AS lebih disebabkan besarnya motivasi petenis dari Eropa dan khususnya Rusia untuk bisa merengkuh sukses. Sementara kondisi sebaliknya justru terjadi di AS."Kami semua sangat termotivasi dan orang tua kami terlibat dalam kehidupan tenis kami. Saya tidak melihat banyak petenis muda AS bermunculan. yang saya lihat adalah petenis muda Rusia memenangi Grand Slam junior," tambah Dementieva.Sementara itu Amelie Mauresmo justru melihat kalau petenis muda AS memiliki beban berat karena ekspektasi publik pada mereka sangat besar. Apalagi AS memang pernah memiliki banyak petenis putri yang mampu merajai dunia."Sulit buat petenis muda AS karena mereka memiliki sejarah hebat dengan petenis besar seperti Chris Evert, Martina Navratilova, Monica Seles dan Lindsay Davenport. Begitu banyak ekspektasi," sahut Mauresmo.AS malah hampir bisa dibilang tenggelam di tenis dunia tahun ini. Di 16 partai semifinal seri Grand Slam sepanjang 2006 ini (tunggal dan ganda) negara peraih 17 piala Federasi itu tak pernah menempatkan satupun wakilnya. Dari 34 edisi WTA Championship sudah 12 kali AS menempatkan petenisnya sebagai juara dan Serena Williams menjadi yang terakhir mengibarkan bendera AS (2001) di turnamen yang hanya diikuti delapan petenis teratas dunia itu. (din/lom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads