Henin-Hardenne Pantas Jadi Nomor Satu

Henin-Hardenne Pantas Jadi Nomor Satu

- Sport
Minggu, 12 Nov 2006 08:12 WIB
Henin-Hardenne Pantas Jadi Nomor Satu
Madrid - Tropi WTA Championship 2006 belum di tangan, tapi titel pemain nomor satu dunia sudah digenggam Justine Henin-Hardenne. Ia merasa dirinya memang pantas kembali ke puncak.Petenis Belgia berusia 24 tahun itu memastikan merebut predikat yang terakhir disandang Amelie Mauresmo itu setelah mengalahkan Maria Sharapova di babak semifinal tadi malam.Sebelum pertandingan, hanya Sharapova yang bisa menghambat langkahnya menjadi nomor satu di akhir musim, apabila petenis cantik Rusia berhasil mengalahkan dirinya dan keluar sebagai juara di Madrid.Namun Henin-Hardene tampil gemilang dan berhasil menundukkan Sharapova dua set langsung, 6-2 7-6. Ia sekaligus menyudahi rekor 19 kemenangan berturut-turut milik lawannya itu.Henin-Hardenne lolos ke final turnamen besar kelimanya di musim ini, dan di saat bersamaan otomatis mencapai rangking satu dunia, seperti yang pernah ia rasakan selama 45 minggu di antara 2003 dan 2004.Di partai puncak hari Minggu ini ia akan bertemu Mauresmo setelah juara bertahan itu mengalahkan Kim Clijsters 6-2 3-6 6-3. Ini adalah kali ketiga Henin-Hardene dan Mauresmo bertarung di final turnamen besar di tahun ini."Aku punya musim yang tidak biasa tahun ini. Dan ya, saya pikir saya pantas mendapatkan ini," ujar Henin-Hardenne usai mengalahkan Sharapova."Saya pemain paling konsisten. Dari 13 turnamen yang saya ikuti tahun ini, 10 kali saya masuk final. Juga, tidak gampang bisa menembus final empat Grand Slam. Saya merasa sangat bangga bisa sesolid ini."Meskipun sering diganggu cedera, Henin-Hardene musim ini berhasil mengantongi lima gelar juara, sehingga koleksinya bertambah menjadi 28. Ia menjadi pemain ketujuh di Era Open yang mampu masuk final empat turnamen Grand Slam di tahun yang sama, atau yang pernah sejak Martina Hingis di tahun 1997.Wanita yang punya nama panggilan "Juju" ini kalah dari Mauresmo di final Australia Terbuka dan Wimbledon, serta digagalkan Sharapova di AS Terbuka. Yang ia menangi adalah Prancis Terbuka (untuk ketiga kalinya) setelah mengalahkan Svetlana Kuznetsova.Menghadapi Mauresmo, Henin-Hardenne tetap punya motivasi tinggi. Selain untuk membalas kekalahannya di Melbourne dan Wimbledon, ia juga ingin menuntaskan rasa penasarannya ketika ditundukkan lagi oleh Mauresmo di babak penyisihan Grup Kuning. Sementara itu Mauresmo juga ingin tampil maksimal dan sekali lagi menundukkan Henin-Hardenne. Biarpun titel nomor satu telah lepas dari tangannya, namun ia harus berjuang untuk mempertahankan gelar juara yang diraihnya tahun lalu."Saya harap dia merayakan tempat nomor satu-nya malam ini, bukan besok malam," seloroh Mauresmo. "Tapi serius, turnamen ini salah satu yang amat berarti buatku. Setahun lalu (di Los Angeles) semua ini bermulai buat saya," tukas pemain berusia 27 tahun itu. (a2s/a2s)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads