Federer is Betterer
Senin, 29 Jan 2007 02:25 WIB
Melbourne - Pete Sampras tampaknya harus bersiap merelakan namanya turun ke nomor dua dalam daftar rekor juara Grand Slam dan digeser oleh maestro tenis generasi saat ini, Roger Federer.Jika yang dibandingkan adalah lama bertahan sebagai petenis nomor satu dunia, Sampras memang masih unggul jauh dari Federer. Dihitung per akhir tahun, ia mampu melakukannya enam tahun berturut-turut, sejak 1993 sampai 1998 -- sebuah rekor yang belum terpecahkan.Federer sendiri baru mau tiga tahun menjadi pemain nomor wahid. Namun sejak 2 Februari 2004 ia tak pernah turun peringkat. Bulan depan ia dipastikan mematahkan rekor Jimmy Connors yang pernah bertahan selama 160 pekan berturut-turut di tangga teratas daftar peringkat tenis putra.Sampras juga masih unggul dalam beberapa rekor lain, termasuk pemain paling sering memenangi turnamen Grand Slam sebanyak 14 kali. Namun rekor itu kemungkinan besar bakal direbut Federer.Kemenangannya menjuarai Australia Terbuka tahun ini -- mengalahkan Fernando Gonzalez di final -- menambahkan jumlah titel Grand Slam-nya menjadi 10. Ini berarti ia hanya butuh empat tropi lagi untuk menjadi yang terhebat.Kans bintang Swiss berusia 25 tahun itu untuk melampaui Sampras amat besar. Apalagi masa pensiun baru ia rencanakan lima tahun lagi. "Aku berharap masih bisa main sampai Olimpiade 2012. Itu sungguh sebuah target besar buatku," ujar Federer dalam jumpa pers usai mengalahkan Fernando Gonzalez di final Australia Terbuka, Minggu (28/1/2007)."Dan Grand Slam, Anda tahu, aku berusaha terus mempertahankannya. Aku makin dekat dengan Sampras. Kuharap aku bisa," sambungnya.Federer telah memenangi banyak gelar, tapi masih ada kejuaraan besar yang belum pernah ia menangi, yakni Prancis Terbuka dan Olimpiade. Khusus Prancis Terbuka, di awal tahun ia telah mencanangkan turnamen lapangan tanah liat di Roland Garros itu sebagai salah satu target utamanya tahun ini.Mampukah Federer mewujudkan ambisi-ambisinya itu, termasuk mematahkan rekor Sampras? Sampai saat ini belum terlihat aral yang bakal merintanginya. Karena seperti kalimat bersanjak dalam sebuah poster [lesetan yang dibentangkan seorang fansnya di Rod Laver Arena, saat meladeni Gonzalez, "Federer is Betterer". Federer tetap lebih baik. (a2s/key)











































