SBY: Rebut Semua Piala Kebanggaan
Sabtu, 31 Mar 2007 14:40 WIB
Jakarta - Walaupun prestasi bulutangkis Indonesia kini tengah terpuruk, kondisi tersebut diyakini tidak akan bertahan selamanya. Indonesia berpeluang merebut seluruh supremasi bulutangkis.Optimisme tersebut terlontar dari mulut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ketika memberikan pengarahan di pelatnas Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) di Jl Damai No 11, Cipayung, Sabtu (31/3/2007). "Atlet-atlet yang ada di sini berpeluang untuk mencetak prestasi nasional dan tingkat dunia. Bahkan mereka sangat mungkin meraih kembali piala-piala kebanggaan yang saat ini tidak berada di bumi pertiwi," demikian SBY. Yang dimaksud orang nomor satu di Indonesia itu adalah beberapa piala bergengsi seperti Piala Sudirman, Piala Thomas dan Piala Uber, yang seluruhnya dikuasai oleh Cina. Tiga bulan mendatang, tepatnya tanggal 11-17 Juni, tim bulutangkis Indonesia akan bertarung memperebutkan piala supremasi ganda campuran, Piala Sudirman, di kota Glasgow.Mengenakan kemeja batik bercorak merah, SBY, yang didampingi Ibu Ani Yudhoyono, tiba di pelatnas PBSI sekitar pukul 11.30 WIB. Selama kunjungan, dia ditemani Ketum PBSI Sutiyoso dan Ibu Rini Sutiyoso. Adapun Menegpora Adhyaksa Dault maupun Ketum KONI Pusat Rita Subowo tidak terlihat dalam rombongan. Sebelum bertatap muka dengan para atlet dan memberikan pengarahannya, SBY dan Ibu Ani sempat melakukan tinjauan ke asrama putra dan putri. Di lapangan, dia juga sempat menyaksikan pertandingan eksebisi antar pasangan ganda campuran yang dipersiapkan ke Piala Sudirman yakni Flandi Limpele/Vita Marissa melawan M. Rizal/Greysia Polii. Eksebisi itu dimenangkan Flandi/Vita dengan skor 21-18. Setelah memberikan pengarahannya, SBY melakukan santap siang bersama. Kunjungan itu ditutup dengan foto bersama para atlet pelatnas dan anggota beberapa klub bulutangkis yang diundang oleh PBSI. (mel/a2s)











































