Rekor Hadiah Terbesar Wimbledon

Rekor Hadiah Terbesar Wimbledon

- Sport
Rabu, 25 Apr 2007 13:07 WIB
Rekor Hadiah Terbesar Wimbledon
London - Gengsi Wimbledon sebagai salah satu seri Grand Slam kini makin tinggi saja. Turnamen tenis paling tua di dunia itu kini menjadi kejuaraan tenis dengan total hadiah paling besar sepanjang sejarah.Wimbledon yang merupakan satu-satunya seri Grand Slam di lapangan rumput kini menyediakan total hadiah US$ 22.572.011 (setara Rp 205,2 miliar). Jumlah tersebut meningkat 8,7 persen dibanding total hadiah tahun lalu.Peningkatan jumlah tersebut terjadi setelah pihak penyelenggara menyamakan jumlah hadiah di nomor putra dan putri yang kini akan berjumlah US$ 1,4 juta (Rp 12,727 miliar). Sebagai perbandingan, tahun lalu Roger Federer yang menjadi juara tunggal putra mendapat hadiah US$ 1,17 juta (Rp 10,636 miliar), sementara Amelie Mauresmo membawa pulang US$ 1,11 (Rp 10,09 miliar) sebagai juara tunggal putri. Atas jumlah tersebut Wimbledon kini memang menjadi turnamen tenis dengan jumlah hadiah terbesar. Bandingkan saja dengan Australia Terbuka yang cuma memberi US$ 1,05 juta (Rp 9,13 miliar) untuk pemenang tunggal putra dan putri. Sementara Amerika Serikat Terbuka tahun lalu menyediakan masing-masing US$ 1,2 juta (Rp 10,909 miliar) untuk Federer dan Maria Sharapova yang menjadi juara di sana."Tak ada turnamen yang pernah memberi hadiah uang sebesar Wimbledon 2007 ," ungkap Presiden All England Club, Tim Phillips, seperti diberitakan Yahoosports, Rabu (25/4/2007).Bukah cuma jumlah rekor hadiah yang baru di Wimbledon 2007. Turnamen yang tahun ini akan dilangsungkan mulai 25 Juni sampai 8 Juli itu juga akan ikut mengadaptasi teknologi Hawk-Eye meski jumlahnya terbatas di lapangan satu dan lapangan utama saja. Sebelumnya AS Terbuka 2006 dan Australia Terbuka 2007 juga sudah menggunakan teknologi serupa.Wimbledon sebenarnya sudah memiliki teknologi yang disebut Cyclops, yakni sebuah teknologi sinar infra merah yang digunakan untuk mendeteksi apakah sebuah servis keluar atau masuk."Kondisinya akan sangat berbeda di lapangan rumput, jadi kami mencari alternatif baru. Kami merasa itu hal yang baik untuk diperkenalkan dan kami akan menggunakannya saat kompetisi," ungkap Presiden Eksekutif Wimbledon, Ian Ritchie. (din/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads