Indonesia Open Super Series 2007
Inisiatif Menyerang, Taufik Menang
Jumat, 11 Mei 2007 16:28 WIB
Jakarta - Taufik Hidayat sukses melaju ke semifinal usai mengandaskan rekan senegaranya, Sony Dwi Kuncoro dengan straight set 21-17 21-17. Kuncinya? Inisiatif menyerang.Peribahasa 'Pengalaman adalah guru terbaik' tampaknya dipegang teguh Taufik. Hal itu pula yang terbukti menjadi inspirasi kemenangan peringkat 11 dunia tersebut.Bermain di lapangan dua Istora Senayan, Jakarta, Jumat (11/5/2007), Taufik mengaku langsung tancap gas sejak set pertama. Hasilnya, lawan pun mengaku kewalahan menghadapinya. "Kalah cepat sama Taufik, set pertama langsung 'dipegang' olehnya," aku Sonny usai pertandingan.Hal itupun masih berlanjut di set kedua walaupun Sonny mengaku sudah mencoba bermain lebih agresif dan cepat. Sempat unggul 11-7, Taufik mampu membalikkan keadaan dan menyingkirkan peringkat 17 dunia itu. "Saya ubah strategi di set kedua dan sempat memimpin. Tetapi tampaknya dia juga langsung mengubah strateginya. Sejak itu saya sudah kalah agresif dan tidak bisa mengubah permainan. Dia tidak mau mengangkat bola, justru saya yang terpancing. Dia memang bermain bagus," puji Sonny.Taufik sendiri memang mengaku faktor kemenangan di babak perempatfinal tersebut adalah strateginya yang langsung merebut jalannya pertandingan dengan mendahului alur serangan. "Saya selalu kalah dengan dia (Sonny) karena biasanya diserang duluan. Sekarang saya yang (inisiatif) mendahului dia," ungkap Taufik.Di babak semifinal Taufik akan menghadapi pemenang partai Peter Gade Christensen (peringkat delapan dunia) kontra Bao Chunlai (urutan lima dunia) sore ini. Siapa lawan terberat Taufik dan bagaimana peluangnya?"Keduanya sama-sama berat. (Tapi) saya harus tetap yakin. Saya selalu ingin menang. Kalaupun kalah, saya tidak ingin kalah begitu saja," tegas Taufik. (krs/mel)










































