Federer Kini Tak Berpelatih
Minggu, 13 Mei 2007 10:00 WIB
Jakarta - Roger Federer sedang mengalami periode terburuk dalam statusnya sebagai pemain nomor satu dunia. Ia pun memutuskan menyudahi kerja samanya dengan pelatih Rony Roche.Perpisahan tersebut diumumkan Federer dalam situs pribadinya, Sabtu (12/5/2007), tak lama setelah ia terisngkir di babak ketiga turnamen Roma Masters. Ia ditumbangkan pemain Italia peringkat 53 dunia, Filippo Volandri.Kekalahan tersebut membuat Federer tidak memperoleh satupun gelar juara dari empat turnamen terakhir yang diikutinya, dan itulah capaian terburuk pria Swiss ini sejak menyandang predikat nomor wahid pada Februari 2004.Berakhirnya kerja sama Federer-Roche terjadi dua minggu menjelang Prancis Terbuka, satu-satunya turnamen Grand Slam lapangan tanah liat yang belum pernah dimenangi Federer."Saya sangat berterima kasih atas semua usaha Roche selama ini. Kami bekerja selama 12-15 minggu per musim, dan saya amat menghargainya. Saya juga berterima kasih atas pengorbanan dia, bepergian jauh meninggalkan Australia dan keluarganya," tutur Federer.Roche, yang juga pernah menjadi pelatih Ivan Lendl dan Patrick Rafter, mulai bekerja paruh waktu dengan Federer sebelum turnamen Australia Terbuka 2005. Selama ditangani mantan kapten tim Piala Davis Australia itu Federer memenangi tujuh titel Grand Slam.Federer mulai bergonta-ganti pelatih sejak pelatih awetnya, Peter Carter, meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil di tahun 2002. Ia lalu dipoles Peter Lundgren di tahun 2003, kemudian tanpa pelatih di tahun berikutnya, namun memenangi 11 titel juara, termasuk tiga turnamen besar. "Saya tak tahu apa yang salah. Saya harus menganalisisnya sendiri," ujar Federer dikutip YahooSport tentang kegagalannya di empat turnamen beruntun tersebut. Ia juga menambahkan dirinya sedang lebih memerlukan latihan ketimbang bertanding.Foto: Roger Federer dan Tony Roche akhirnya berpisah. (blick.ch) (a2s/a2s)











































