Prancis Terbuka
Skenario Final Ideal Terwujud
Sabtu, 09 Jun 2007 03:03 WIB
Paris - Dua pemain terbaik dunia bertarung di babak final. Skenario ideal itu terwujud setelah Rafael Nadal menyusul Roger Federer maju ke partai puncak Prancis Terbuka.Nadal yang merupakan unggulan kedua -- tapi juara bertahan dua musim berturut-turut -- lolos setelah mengalahkan unggulan keenam Novak Djokovic di semifinal, Sabtu (9/2/2007) dinihari WIB, dengan skor 7-5, 6-4, 6-2.Beberapa jam sebelumnya unggulan teratas Federer memastikan final keduanya di Roland Garros usai menundukkan unggulan keempat Nikolay Davydenko 7-5, 7-6 (7/5), 7-6 (9/7)."Dia layak menang. Secara fisik dia yang terkuat dan paling fit di dunia," demikian komentar Djokovic tentang Nadal seperti dikutip AFP.Bertemunya Federer-Nadal di babak final sesuai prediksi banyak kalangan sebelum turnamen ini dimulai. Ini juga merupakan ulangan tahun lalu di tempat yang sama ketika Nadal mempecundangi Federer dalam pertarungan empat set.Nadal, pria kidal berusia 21 tahun, yang dikenal sebagai raja lapangan tanah liat, selalu menang straight set dalam perjalanannya menuju final, sedangkan Federer -- pengoleksi 10 titel Grand Slam minus Prancis Terbuka -- hanya kehilangan satu set.Jika menang, maka Nadal mencetak hat-trick juara dan menjadi pemain kedua dalam sejarah yang mampu menorehkan prestasi spektakuler ini setelah Bjorn Borg di tahun 1980.Sementara buat Federer, apabila mampu menghentikan Nadal, maka ia menjadi pemain keenam dalam sejarah yang dapat memenangi semua tropi Grand Slam, atau yang pertama sejak Andre Agassi meraih sukses di Paris 1999.Bintang Swiss ini juga akan menjadi pemain ketiga yang memenangi empat turnamen Grand Slam secara beruntun setelah Don Budge dan Rod Laver, berkat keberhasilannya menjuarai Wimbledon dan AS Terbuka tahun lalu, serta Australia Terbuka tahun ini. Setelah mengalahkan Davydenko dan sebelum Nadal menghempaskan Djokovic, Federer mengatakan dirinya lebih menginginkan bertemu Djokovic karena petenis Serbia 20 tahun itu tak pernah menang dari dirinya dan tak pernah main di final Grand Slam. "Tapi saya tahu saya sedang dalam kondisi sangat baik dan punya waktu istirahat satu hari. Saya bisa mempersiapkan secara sempurna pertandingan mendatang. Saya sudah punya rencana menghadapinya," tuturnya.Sementara Nadal bergairah menatap pertemuannya dengan Federer. "Kapanpun pemain nomor satu dan dua dunia bertarung, itu pasti sesuatu yang istimewa," tandasnya."Dia bermain baik dan hanya kehilangan satu set di turnamen ini. Jadi saya harus dalam keadaan terbaik untuk bisa mengalahkan Roger. Saya akan melakukan segala yang saya bisa untuk mencapai itu." (a2s/a2s)











































