Jelang Wimbledon
Di Rumput Federer Tetap Jaya
Sabtu, 23 Jun 2007 12:59 WIB
Jakarta - Roger Federer boleh menghadapi musim yang berat sampai pertengahan tahun ini. Tapi itu lebih karena ia memang bukan spesialis lapangan tanah liat. Di rumput, ia masih berjaya.Federer sempat gagal jadi juara dalam empat turnamen berturut-turut sebelum meraih kemenangan di Hamburg bulan lalu. Itulah catatan terburuk bintang Swis berusia 25 tahun itu sejak menjadi pemain nomor satu dunia per Februari 2004.Namun ia tetap belum menemui keberuntungan di Prancis Terbuka. Lolos ke final, ia ditaklukkan raja lapangan tanah liat yang juga petenis nomor dunia, Rafael Nadal. Kandas pula ambisinya meraih titel di Roland Garros untuk pertama kalinya.Rapor tidak bagus di lapangan merah akan ditutupi Federer di turnamen Grand Slam paling bergengsi, Wimbledon. Di sini ia punya statistik luar biasa, yang membuatnya tetap difavoritkan bakal juara tahun ini. Sejak 2004 tropi Wimbledon tak pernah dirasakan pemain manapun kecuali pria kelahiran Basel 8 Agustus 1981 itu.Petenis veteran Swedia Jonas Bjorkman sudah mengendus dominasi Federer di turnamen yang akan dimulai pada 25 Juni lusa ini. Tak perlu banyak alasan untuk memperkirakan bahwa Federer akan tampil di final tanggal 8 Juli dan merengkuh titel kelimanya berturut-turut."Roger terus dominan dalam beberapa tahun terakhir. Saat ini saya tidak yakin siapa yang mampu melakukan itu," cetus pemain berusia 35 tahun itu, yang disingkirkan Federer di semifinal Wimbledon musim lalu."Tentu saja kami semua memerlukan sedikit bantuan agar permainan terbaiknya tidak keluar. Kalau dia memainkan tenis terbaiknya, dia tak terkalahkan di lapangan rumput," tuturnya dikutip AFP.Bjorkman menambahkan, dari beberapa petenis legendaris yang pernah ia hadapi sepanjang karirnya, kehebatan Federer dirasakan melebihi Pete Sampras, Boris Becker, atau yang lainnya. Di Wimbledon kali ini Federer akan membuka aksinya dengan menghadapi pemain Rusia Teimuraz Gabashvili. Diperkirakan ia takkan kesulitan untuk merengkuh kemenangan beruntunnya yang ke-29 di turnamen tersebut. Tantangan berat pertama bakal ditemui Federer di babak ketiga. Jika sesuai skenario, ia bakal bertemu mantan pemain nomor satu asal Rusia, Marat Safin. Walaupun masih unggul dalam rekor pertemuan, tapi Safin pernah dua kali mengalahkan dirinya (7-2).Sementara itu Nadal, yang tahun lalu mampu menembus final tapi ditekuk Federer, bertemu pemain berpengalaman AS, Mardy Fish, di babak pertama. Walaupun Fish cukup handal di rumput, tapi Nadal bahkan tak pernah kehilangan satu game pun dari tiga pertemuan mereka. Unggulan kedua Andy Roddick mengawali kampanye di Wimbledon dengan meladeni kompatriotnya Justin Gimelstob. Anak asuh Jimmy Connors itu tampil di Birmingham bermodalkan gelar juara di turnamen Queen's Club minggu lalu. Lleyton Hewitt, orang terakhir yang menjuarai nomor tunggal putra di tahun 2002, sebelum Federer memulai kemenangan beruntunnya, di babak pertama bertemu pemain wildcard Richard Bloomfield, tapi diperkirakan bertemu unggulan keempat Novak Djokovic di babak keempat. (a2s/krs)











































