Tenis Wimbledon
Bersinarlah Matahari London
Rabu, 27 Jun 2007 16:20 WIB
London - Lapangan rumput bukan spesialisasi Rafael Nadal. Tapi kalau ada satu hal yang ia harapkan datang di Wimbledon tahun ini, maka itu adalah sinar matahari London.Dibanding saat yang sama musim lalu, cuaca Kota London tahun ini memang kurang bersahabat buat para petenis. Selain suhu udara yang lebih dingin, udara juga terasa lebih lembab. Hujan bahkan sempat menguyur All England Lawn Tennis and Croquet Club yang membuat pertandingan Serena Williams versus Lourdes Domingues Selasa (26/6/2007) kemarin terhenti 90 menit.Seberapa besar kondisi tersebut mempengaruhi petenis jelas berbeda untuk setiap individu. Tapi kalau ada yang menyatakan ketidaknyamanannya dengan situasi tersebut Nadal pasti salah satunya.Wimbledon yang digelar di lapangan rumput memang bukan spesialisasi Nadal meski tahun lalu melangkah sampai final. Dan hujan yang membuat rumput basah diakuinya makin membuat segalanya lebih sulit."Rumputnya tak berubah. Selalu rumput. Akan lebih baik dengan matahari. Anda akan bisa merasakan bolanya. Dengan adanya matahari (bolanya) akan lebih lambat," ungkap Nadal di Yahoosports, Rabu (27/6/2007).Game-game lambat memang lebih cocok buat petenis Spanyol penghuni posisi dua dunia itu. Gelar ketiga yang ia raih di Rolland Garos bulan lalu didapat di lapangan tanah liat yang lambat. Turnamen lapangan rumput terakhir yang diiikuti Nadal adalah Queen's Club yang merupakan pemanasan Wimbledon. Di sana ia menang dua kali sebelum melangkah ke perempatfinal dan dihentikan Nicolas Mahut dengan straight set. (din/key)











































