Jankovic Suka Perhiasan, Tanasugarn Melukis

Jankovic Suka Perhiasan, Tanasugarn Melukis

- Sport
Selasa, 11 Sep 2007 18:07 WIB
Jankovic Suka Perhiasan, Tanasugarn Melukis
Nusa Dua - Petenis Thailand Tamarine Tanasugarn sangat antusias mengikuti sesi melukis. Sementara Jelena Jankovic lebih suka berurusan dengan perhiasan kendati tetap mencoba melukis. Hasilnya?Outdoor Activity adalah salah satu daya tarik Commonwealth Bank Tennis Classic 2007. Kali ini di sela-sela pertandingan di hari kedua turnamen, Selasa (11/9/2007) para petenis mengikuti sesi "Art and Craft" di Watercourt Restaurant, Grand Hyatt Bali.Hadir dalam acara itu Jelena Jankovic (Serbia), Natalie Grandin (Afrika Selatan), Tamarine Tanasugarn (Thailand), Anastasia Rodionova (Rusia), Yaroslava Shvedova (Rusia) dan Yulia Fedossova (Rusia).Mengaku sebagai penyuka perhiasan, Jankovic langsung bergegas menyambangi stan mutiara Atlas South Sea Pearl, sesaat setelah tiba. Petenis urutan tiga dunia itu turut mencoba menguntai kalung mutiara."Kalau jatuh, matilah saya," gurau Jankovic yang dipandu salah seorang staf di stan itu. "Mutiara sangat menyenangkan, di sini saya bisa melihat bagaimana mereka dibuat dan dari mana asalnya. Saya suka perhiasan," lanjut dia.Yang menarik, kalung mutiara hasil rangkaian Jankovic ini akan dilelang di Cempaka Room Grand Hyatt Bali, pukul 14.00 Wita. Hasil lelang ini akan didonasikan untuk organisasi dunia untuk anak-anak UNICEF.Beralih dari mutiara, Jankovic lantas mencoba melukis bebas. "Melukis? Ya Tuhan! Saya tidak bagus-bagus amat dalam art. Kita lihat saja jadinya apa."Terbukti, ketika melukis Jankovic lebih sering minta petunjuk dari sang ibu kendati hasil lukisan bunganya cukup bagus. "Kamu sudah bagus kok," semangat ibunda Jankovic.Beda dengan Jankovic, Tanasugarn justru amat tekun mengikuti sesi melukis. Tak henti-hentinya petenis Thailand itu bertanya ini-itu kepada instruktur I Wayan Sujana "Suklu" Klungkung. "Saya sulit konsentrasi. Aduh tangan saya mulai gemetar," celoteh Tanasugarn.Saat rekannya sesama petenis, Grandin, mencoba ikut melukis, Tanasugarn langsung berkomentar bak seorang instruktur melukis, "Ya, ya kamu sudah bagus. Jangan terlalu dekat (motifnya) seperti saya. Lebih besar lebih bagus.""Saya suka melukis seperti ini, fun," ceplos Tanasugarn. "Ini lebih stres dari tenis, tapi fun juga," tukas Grandin yang duduk di sebelah kiri Tanasugarn. (krs/lom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads