Thomas Cup merupakan ajang kompetisi bulutangkis paling bergengsi yang diikuti oleh wakil kategori putra dari setiap negara peserta. Sejak dimulai pada tahun 1949, kejuaraan ini telah banyak melahirkan beberapa negara dengan gelar terbanyak.
Turnamen ini sempat mengalami perubahan. Thomas Cup resmi diadakan setiap dua tahun sekali sejak 1982, di mana sebelumnya hanya diselenggarakan sebanyak tiga kali pada tahun 1948-1949.
Lantas, siapa saja negara-negara peserta tersukses dengan raihan gelar terbanyak di Thomas Cup? Berikut detikSport telah menyajikan daftarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Negara dengan Gelar Thomas Cup Terbanyak
Indonesia (14 Gelar)
Hingga kini, Indonesia masih merajai Thomas Cup dengan total 14 gelar. Merah Putih menjadi juara di turnamen tahun 1958, 1961, 1964, 1970, 1973, 1976, 1979, 1984, 1994, 1996, 1998, 2000, 2002, 2020.
Sejak pertama kali masuk pada 1958, Indonesia tidak pernah absen dari turnamen dsn telah berkompetisi sebanyak 30 kali.
China (11 Gelar)
China menjadi negara dengan gelar Thomas Cup terbanyak berikutnya, yaitu 11 gelar. Tim China memenangkan turnamen di tahun 1982, 1986, 1988, 1990, 2004, 2006, 2008, 2010, 2012, 2018, dan 2024.
Koleksi gelar juara ini menjadikan China sebagai salah satu kekuatan bulutangkis dunia.
Malaysia (5 Gelar)
Di posisi berikutnya, ada negara tetangga Malaysia dengan raihan total 5 gelar juara di Thomas Cup.
Tim Malaysia menorehkan kemenangan di tahun 1949, 1952, 1955, 1967, dan terakhir pada tahun 1992.
Denmark (1 Gelar)
Denmark melengkapi daftar negara paling dominan di Thomas Cup dengan gelar yang diraihnya pada tahun 2016. Kekuatan Denmark terbukti dari keberhasilan mereka masuk ke final sebanyak sembilan kali, meskipun delapan di antaranya harus berakhir di posisi runner up.
Jepang (1 Gelar)
Jepang juga merupakan tim terkuat di Thomas Cup setelah kemenangannya pada tahun 2014. Tim ini telah menembus final dua kali pada tahun 2014 dan 2018, sayangnya mereka harus menduduki posisi runner up di tahun 2018.
India (1 Gelar)
India juga turut mendominasi di Thomas Cup setelah kemenangannya melawan Indonesia 3-0 di final pada tahun 2022.
(cas/nds)











































