Indonesia Masters menjadi salah satu turnamen bulutangkis paling bergengsi di Tanah Air. Sejak pertama kali digelar, ajang ini selalu menghadirkan persaingan ketat para pemain elite dunia.
Indonesia Masters merupakan turnamen bulutangkis internasional yang berada di bawah naungan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI). Ajang ini masuk dalam kalender BWF World Tour dan memiliki dua level turnamen, yakni Indonesia Masters Super 500 dan Indonesia Masters Super 100.
Sejak edisi perdana pada 2010, Indonesia Masters rutin menghadirkan juara dari berbagai negara. Sejumlah negara besar seperti Indonesia, China, Jepang, Korea Selatan, hingga Thailand silih berganti mendominasi podium juara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nama-nama besar seperti Ratchanok Intanon, Anthony Sinisuka Ginting, Kento Momota, hingga Zheng Siwei/Huang Yaqiong tercatat pernah mencicipi gelar juara di turnamen ini.
Lantas, siapa saja juara Indonesia Masters dari tahun ke tahun dan negara mana yang paling dominan? Berikut daftarnya.
Daftar Juara Indonesia Masters dari Tahun ke Tahun
2010
Tunggal putra: Taufik Hidayat (Indonesia)
Tunggal putri: Ratchanok Intanon (Thailand)
Ganda putra: Mohammad Ahsan/Bona Septano (Indonesia)
Ganda putri: Luo Ying/Luo Yu (China)
Ganda campuran: Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (Indonesia)
2011
Tunggal putra: Dionysius Hayom Rumbaka (Indonesia)
Tunggal putri: Chen Xiaojia (China)
Ganda putra: Mohammad Ahsan/Bona Septano (Indonesia)
Ganda putri: Vivian Hoo Kah Mun/Woon Khe Wei (Malaysia)
Ganda campuran: He Hanbin/Bao Yixin (China)
2012
Tunggal putra: Sony Dwi Kuncoro (Indonesia)
Tunggal putri: Han Li (China)
Ganda putra: Kim Gi-jung/Kim Sa-rang (Korea Selatan)
Ganda putri: Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi (Jepang)
Ganda campuran: Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (Indonesia)
2013
Tunggal putra: Simon Santoso (Indonesia)
Tunggal putri: Suo Di (China)
Ganda putra: Angga Pratama/Rian Agung Saputro (Indonesia)
Ganda putri: Luo Ying/Luo Yu (China)
Ganda campuran: Praveen Jordan/Vita Marissa (Indonesia)
2014
Tunggal putra: Prannoy Kumar (India)
Tunggal putri: Adriyanti Firdasari (Indonesia)
Ganda putra: Marcus Fernaldi Gideon/Markis Kido (Indonesia)
Ganda putri: Shendy Puspa Irawati/Vita Marissa (Indonesia)
Ganda campuran: Riky Widianto/Richi Puspita Dili (Indonesia)
2015
Tunggal putra: Tommy Sugiarto (Indonesia)
Tunggal putri: He Bingjiao (China)
Ganda putra: Berry Angriawan/Rian Agung Saputro (Indonesia)
Ganda putri: Tang Yuanting/Yu Yang (China)
Ganda campuran: Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (Indonesia)
2016
Tunggal putra: Shi Yuqi (China)
Tunggal putri: Busanan Ongbamrungphan (Thailand)
Ganda putra: Wahyu Nayaka/Kevin Sanjaya Sukamuljo (Indonesia)
Ganda putri: Chae Yoo-jung/Kim So-yeong (Korea Selatan)
Ganda campuran: Ronald Alexander/Melati Daeva Oktavianti (Indonesia).
Catatan: Indonesia Masters tidak digelar pada 2017.
2018
Tunggal putra: Anthony Sinisuka Ginting (Indonesia)
Tunggal putri: Tai Tzu-ying (Taiwan)
Ganda putra: Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (Indonesia)
Ganda putri: Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi (Jepang)
Ganda campuran: Zheng Siwei/Huang Yaqiong (China)
2019
Tunggal putra: Anders Antonsen (Denmark)
Tunggal putri: Saina Nehwal (India)
Ganda putra: Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (Indonesia)
Ganda putri: Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi (Jepang)
Ganda campuran: Zheng Siwei/Huang Yaqiong (China)
2020
Tunggal putra: Anthony Sinisuka Ginting (Indonesia)
Tunggal putri: Ratchanok Intanon (Thailand)
Ganda putra: Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (Indonesia)
Ganda putri: Greysia Polii/Apriyani Rahayu (Indonesia)
Ganda campuran: Zheng Siwei/Huang Yaqiong (China)
2021
Tunggal putra: Kento Momota (Jepang)
Tunggal putri: An Se-young (Korea Selatan)
Ganda putra: Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jepang)
Ganda putri: Nami Matsuyama/Chiharu Shida (Jepang)
Ganda campuran: Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai (Thailand)
2022
Tunggal putra: Viktor Axelsen (Denmark)
Tunggal putri: Chen Yufei (China)
Ganda putra: Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (Indonesia)
Ganda putri: Chen Qingchen/Jia Yifan (China)
Ganda campuran: Zheng Siwei/Huang Yaqiong (China)
2023
Tunggal putra: Jonatan Christie (Indonesia)
Tunggal putri: An Se-young (Korea Selatan)
Ganda putra: Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin (Indonesia)
Ganda putri: Liu Shengshu/Zhang Shuxian (China)
Ganda campuran: Feng Yanzhe/Huang Dongping (China)
2024
Tunggal putra: Anders Antonsen (Denmark)
Tunggal putri: Wang Zhiyi (China)
Ganda putra: Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin (Indonesia)
Ganda putri: Liu Shengshu/Tan Ning (China)
Ganda campuran: Zheng Siwei/Huang Yaqiong (China)
2025
Tunggal putra: Kunlavut Vitidsarn (Thailand)
Tunggal putri: Ratchanok Intanon (Thailand)
Ganda putra: Man Wei Chong/Tee Kai Wun (Malaysia)
Ganda putri: Kim Hye-jeong/Kong Hee-yong (Korea Selatan)
Ganda campuran: Hiroki Midorikawa/Natsu Saito (Jepang)
Simak Video "Video: Kisah Reza Pahlevi, Pebulutangkis Non-pelatnas Peraih Emas SEA GAMES 2025"
[Gambas:Video 20detik] (krs/rin)










































