Jonatan Christie kembali tersingkir di perempatfinal Kejuaraan Asia 2026. Kali ini, dia gagal karena telat bangkit.
Jojo, sapaan karibnya, kalah dari pemain asal India Ayush Shetty dalam babak delapan besar yang bergulir Jumat (10/4/2026). Dia takluk dengan skor 21-23, 17-21 dari pemain yang di atas kertas jauh di bawahnya.
Juara All England 2024 itu mengakui banyak melakukan kesalahan sendiri pada laga melawan Ayush Shetty, sampai akhirnya berujung pada kekalahan dua gim. Namun, ia tetap bersyukur karena sudah menampilkan terbaik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang ada beberapa hal tadi banyak melakukan kesalahan sendiri, yang tidak seharusnya dilakukan. Namanya pertandingan, kadang ada hari-harinya dimana kita melakukan kesalahan, tapi tadi kurang cepat untuk bangkitnya," kata Jonatan dalam keterangannya melalui federasi.
Jonatan Christie menilai lawannya memiliki serangan dan porsi tubuh yang menguntungkan saat pertandingan tadi. Alhasil, ia pun kesulitan untuk mengembalikkan keadaan.
"Dia pemain yang cukup tinggi, tingginya mungkin hampir mirip sama Viktor (Axelsen) dan masih muda juga. Jadi dia punya serangannya juga yang cukup baik. Tadi beberapa kali permainan depan dia yang sedikit menyusahkan, saat dia dapat posisi untuk menyerangnya itu lebih enak," tuturnya.
"Sebenarnya kemarin sudah nonton juga, sudah melihat juga cara mainnya, sudah lumayan jelas juga tapi ya memang sangat disayangkan tadi di gim pertama sudah leading 20 duluan tidak bisa finish_game-nya karena itu sangat krusial,"
"Di gim kedua terlihat dia lebih berani cara bermainnya dan saya rasa perlu dipelajari lagi," lanjutnya.
Kekalahan ini sekaligus mengulang capaian Jonatan pada Kejuaraan Asia tahun lalu. Jonatan juga terhenti di perempatfinal. Sejak menjadi juara Asia dua tahun lalu, Jonatan belum bisa kembali menyamai capaian terbaiknya tersebut.
(mcy/aff)











































