Rumor Pengaturan Skor, Haas Minta Sebut Nama
Selasa, 06 Nov 2007 14:50 WIB
Berlin - Rumor mengenai adanya pengaturan hasil dalam pertandingan tenis terus bergulir. Untuk itu, Tommy Haas mendesak para petenis mengungkap nama-nama mereka yang terlibat.Sas-sus yang mengembuskan kabar bahwa ada praktek kotor di dunia tenis itu telah tersiar sejak beberapa bulan lalu. Tudingan skandal terakhir muncul saat seorang petenis Jerman yang dirahasiakan identitasnya mengungkapkan bahwa dirinya coba disuap dalam sebuah wawancara di televisi, Minggu (4/11/2007) waktu setempat.Sejumlah praktisi tenis di Jerman pun angkat suara, tak terkecuali Haas. "Kini saatnya untuk menyebut nama-nama (mereka yang terlibat). Mari lakukan sesuatu yang konkret. Pembicaraan seperti ini tidak menghasilkan apapun," ucap Haas seperti dilansir YahooSports."Setiap hari seseorang akan berkata sesuatu. Ada Andy Murray, Werner Eschauer, Michael Llodra, Arnaud Clement, dan kini seseorang yang anonim," lanjut petenis yang sudah 11 tahun berkarir di kancah profesional itu.Lebih lanjut, si tokoh anonim menuduh bahwa mereka yang melakukan pengaturan pertandingan bertindak lebih profesional ketimbang saat mereka bermain tenis. Ia juga mengaku pernah melihat aksi taruhan di ruangan para pemain dalam sejumlah turnamen.Dua bulan lalu, petenis Belgia Gilles Elseeer mengaku menolak tawaran uang senilai US$ 100.000 dengan imbalan dia mengalah dari Potito Starace di babak pertama Wimbledon tahun 2005.Sedangkan Arnaud Clement (Prancis) pekan lalu juga mengungkapkan dirinya baru saja menolak pemberian uang. Namun ia tidak memberi rincian lebih terhadap tawaran itu.Empat pihak yang merasa sangat berkepentingan (ITF, AFP, WTA dan Komite Grandslam) masih berdikusi mengenai cara untuk mencegah aksi pengaturan pertandingan berlanjut, sekaligus membersihkan nama tenis itu sendiri. (arp/a2s)











































