Pelatih Kepala Tunggal Putra Indra Widjaja tak mematok target khusus bagi Alwi Farhan di Indonesia Open 2026. Meski tetap berharap peak perfomancenya tercapai.
Selepas Thomas Cup, Alwi dijadwalkan main di turnamen besar Singapore Open Super 750 dan Indonesia Open Super 1000. Mempersiapkan dua ajang tersebut,Indra pelan-pelan memperbaiki mental dan fokus Alwi.
Runner up Indonesia Masters 2026 itu sempat terpukul dengan kekalahan di Thomas Cup Mei lalu. Indonesia tak lolos fase grup usai kalah dari Prancis 1-4.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Persiapannya sudah bagus. Pelan-pelan dari segi, ya kekalahan kemarin di Thomas Cup, sedikit banyak dirapikan lagi," kata Indra saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung.
Selain mengembalikam kondisi Alwi seperti awal, Indra juga tak akan membebani pemain peringkat 13 dunia itu dengan target tinggi. Jika mulus, Alwi bisa saja didampingi Moh. Zaki Ubaidillah yang berada di posisi reserve ketiga di Indonesia Open mendatang.
"Sebenarnya anak-anak ini (Alwi dan Ubed) kan dalam proses yang untuk menuju level yang lebih tinggi ya, ke top level begitu. Jadi sebetulnya beban yang diberikan untuk mereka bukannya beban yang gimana. Target tentu harus ada tapi kalau dibebankan harus bagaimana, saya rasa belum waktunya, belum waktunya," ujarnya.
"Kembali lagi, anak-anak ini debutan yang mau ke arah ke sana. Kadang-kadang kita nih kasih pressure terhadap mereka, menurut saya terlalu kencang ekspektasinya. Tapi tidak apa-apa, kami terima dan sadari itu. Untuk itu, kami coba untuk berbuat yang terbaik saja," Indra menegaskan.
(mcy/aff)










































