Fajar/Fikri memastikan tiket empat besar usai menyingkirkan pasangan Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, dalam pertarungan tiga gim, JUmat (29/5/2026). Pasangan peringkat ketiga dunia itu menang dengan skor 21-18, 10-21, 21-14 dalam laga perempatfinal yang berlangsung sengit.
Fajar Ungkap Kunci Kemenangan
Fajar mengakui pertandingan berjalan tidak mudah. Setelah menguasai gim pertama, mereka sempat kehilangan kendali di gim kedua sebelum bangkit pada gim penentuan.
"Pertandingan hari ini memang tidak mudah. Di gim pertama kami menguasai jalannya pertandingan, kami banyak menguasai bola depan. Sebaliknya di gim kedua mereka pegang kendali terutama Goh Sze Fei. Dia sangat agresif di depan net, kami sangat kesulitan," kata Fajar seusai pertandingan.
Menurut Fajar, penguasaan area depan menjadi faktor utama yang menentukan hasil laga.
"Tapi dari awal gim ketiga kami tidak mau kalah, siapapun yang pegang servis, siapapun yang di depan kami tidak boleh kalah bola depannya. Dengan kondisi bola yang kencang, memegang permainan depan adalah kunci," ujarnya.
Fikri: Tambah Semangat untuk Laga Berikutnya
Keberhasilan melangkah ke semifinal membuat kepercayaan diri Fajar/Fikri meningkat. Fikri menyebut hasil ini menjadi modal berharga untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
"Pasti sangat senang, kami mengucap syukur alhamdulillah bisa melaju lagi ke semifinal," ucap Fikri.
"Ini bikin kami lebih semangat lagi untuk pertandingan besok, lebih fokus, ada kesempatan harus dimanfaatkan lebih baik lagi. Jadi semoga besok hasilnya bisa lebih baik," lanjutnya.
Siap Hadapi Siapa Pun di Semifinal
Di semifinal, Fajar/Fikri masih menunggu pemenang duel antara pasangan Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik melawan wakil China Liang Wei Keng/Wang Chang.
Siapa pun lawannya, Fajar memastikan tantangan akan semakin berat.
"Siapapun lawan besok pasti jauh makin berat, makin bagus. Kami harus siap menyiapkan strategi yang baik bagaimana melawan mereka dan juga kami harus terus menjaga kondisi biar stamina kami terus terjaga," ujar Fajar.
Lolos ke semifinal menjadi sinyal positif bagi Fajar/Fikri yang terus berupaya menemukan konsistensi di level tertinggi.
Kini, pasangan Indonesia itu hanya berjarak dua kemenangan lagi dari gelar juara Singapore Open. Momentum kebangkitan ini pun diharapkan bisa berlanjut hingga akhir turnamen. (mcy/krs)











































