Taufik yang membela tim Jawa Barat berhasil mengalahkan rekan pelatnasnya, Sony Dwi Kuncoro (Jawa Timur), dengan rubber set 21-19, 9-21 dan 21-16.
Di set pertama bola-bola tajam Taufik membuat Sony kerepotan dan jatuh bangun, Memasuki set kedua performa Taufik agak menurun dan iabanyak membuat kesalahan dalam permainan net. Kondisi ini dimanfaatkan oleh Sony untuk menyamakan kedudukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tengah gemuruh lebih dari 4.500 penonton yang memadati GOR Bhinneka, Taufik kembali menampilkan smash-smash tajamnya yang mematikan dan memaksa Sony menyerah di angka 16.
Pertarungan yang panjang dan melelahkan juga terjadi pada nomor final ganda putra. Pasangan Luluk Hadiyanto/Alvent Yulianto (Jawa Tengah/Jawa Timur) berhasil mengungguli pasangan dari DKI Jakarta, Markis Kido/Hendra Setiawan, dengan angka 21-17, 17-21 dan 21-19.
Sementara pada nomor final tunggal putri, pemain unggulan kedelapan Fransisca Yuswandari (DKI Jakarta) justru kalah oleh pemain non-unggulan Aprilia Yuswandari yang turun mewakili Jawa Timur. Fransisca menyerah 21-19, 21-19.
Pasangan Jo Novita/Greysia Polii yang mewakili DKI berjaya di nomor ganda putri mengalahkan Lita Nurlita/Nintya Khrisinda (Jawa Barat/DKI) dengan angka 21-16 dan 24-22.
Pada nomor final ganda campuran, Tantowi /Yulianti (Jawa Tengah) yang merupakan peringkat ke-4 nasional harus mengakui keunggulan pasangan unggulan pertama, Nova Widianto/Lilyana Natsir (DKI Jakarta) dengan angka 21-16 dan 21-10.
(a2s/ary)











































