Tanpa Taufik, Indonesia Berburu Gelar di Cina

China Super Series

Tanpa Taufik, Indonesia Berburu Gelar di Cina

- Sport
Rabu, 21 Nov 2007 03:30 WIB
Tanpa Taufik, Indonesia Berburu Gelar di Cina
Guangzhou - Tim bulutangkis Indonesia kembali berburu gelar di turnamen Cina Terbuka. Namun kekuatan di sektor tunggal putra akan sedikit berbeda karena absennya Taufik Hidayat.

Pebulutangkis terbaik Indonesia itu memutuskan mundur dari turnamen level Super Series ini karena kondisi fisik yang kurang mendukung. Selain itu, Taufik juga beralasan ingin lebih menyiapkan diri untuk turnamen berikutnya, yaitu Hongkong Terbuka pekan depan.

Untungnya tidak ada lagi wakil Indonesia yang mengikuti jejak Taufik. Namun bukan berarti cobaan pasukan 'Merah Putih' tidak berat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di sektor tunggal putra, Simon Santoso dan Sony Dwi Kuncoro, yang kini menjadi andalan, harus menemui lawan tangguh sejak babak pertama. Peter Gade (unggulan ke-5) menjadi lawan Simon, sementara Sony harus menghadapi Wong Choon Hann dari Malaysia.

Sementara hasil drawing di ganda campuran juga terbilang tidak menguntungkan bagi kubu Indonesia. Jika lolos di dua babak pertama, pasangan Vita Marissa/Flandy Limpele dan Lyliana Natsir/Nova Widianto sudah harus saling menaklukkan di babak perempatfinal. Otomatis Indonesia hanya bisa mengirim satu wakil saja di babak empat besar.

Sedangkan di nomor ganda putra, tiga pasangan Indonesia juga menemui lawan yang bisa dibilang tidak enteng. Hendra Gunawan/Joko Riyadi bahkan harus melawan unggulan keempat, yaitu pasangan gado-gado Indonesia Amerika Chandra Wijaya/Tony Gunawan di babak pertama.

Luluk Hadiyanto/Alvent Yulianto juga harus menghadapi pasangan asal Denmark Jens Erikssen/Martin Lundgaard Hansen, yang merupakan unggulan ketujuh. Sementara Markis Kido/Hendra Setiawan, yang menempati daftar unggulan ketiga, akan melawan pasangan kualifikasi Chen Zhiben/Guo Cheng.

Sektor ganda putri juga menempatkan tiga wakil di babak pertama, yaitu Jo Novita/Greysia Polii, Lyliana Natsir/Vita Marissa dan Endang Nursugianti/Rani Mundiasti. Sementara di sektor tunggal putri, Indonesia tidak mengirimkan satupun wakil.

Menurut rencana, perburuan wakil Indonesia untuk gelar juara di Guangzhou, Cina ini akan dimulai siang (21/11/2007) nanti. Jika tidak ada aral melintang, laga final akan dilangsungkan pada 25 November.

Setelah itu, wakil Indonesia akan bertolak ke Hongkong untuk mengikuti turnamen Hongkong Terbuka pada 27 November hingga 2 Desember. Berikutnya ajang SEA Games di Thailand pada 6-15 Desember akan menjadi even berikut yang akan diikuti Taufik cs.

(ian/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads