Dalam duel yang dilangsungkan di Queen Elizabeth Stadium, Jumat (30/11/2007), Taufik kalah dalam dua set langsung 21-12 21-14, hanya dalam tempo 37 menit.
Dengan demikian, Indonesia tak lagi mempunyai andalan di nomor tunggal putra, karena sebelumnya Sony Dwi Kuncoro juga tersingkir. Sementara Simon Santoso sudah mengepak koper sejak babak pertama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikutnya, Lin Dan akan menghadapi rekan senegaranya sendiri, Chen Jin, yang merupakan penakluk Sony, untuk memperebutkan satu tiket partai final, Minggu (2/12/2007).
Peluang dari Ganda Putra dan Campuran
Dengan kandasnya Taufik, maka kesempatan mendapat gelar hanya datang dari nomor ganda putra dan ganda campuran.
Luluk Hadiyanto/Alvent Yulianto mengikuti jejak rekannya Markis Kido/Hendra Setiawan melangkah ke semifinal usai menaklukkan Michal Logosz/Robert Mateusiak 21-6 21-11.
Di babak empat besar, mereka akan menghadapi pasangan gado-gado Indonesia-AS, yang juga eks-Pelatnas Chandra Wijaya/Tony Gunawan. Sementara Markis/Hendra akan menguji Fu Haifeng/Cai Yun, unggulan kedua asal Cina.
Di nomor ganda campuran, Flandy Limpele/Vita Marissa menjadi pasangan yang terakhir lolos. Sebelumnya Nova Widianto/Lyliana Natsir sudah terlebih dahulu melenggang ke babak semifinal.
Sayangnya, skenario all indonesian final di nomor ganda campuran tidak akan terwujud, mengingat kedua pasangan Indonesia ini harus saling membunuh di partai berikutnya.
(ian/ian)











































