Lanny/Ester Awalnya Sering Tabrakan, Kini Siap Debut sebagai Pasangan Baru

Lanny/Ester Awalnya Sering Tabrakan, Kini Siap Debut sebagai Pasangan Baru

Mercy Raya - Sport
Kamis, 06 Agu 2026 15:30 WIB
Jelang debut sebagai pasangan ganda putri, Lanny Tria Mayasari dan Ester Nurumi Tri Wardoyo mengaku sempat sering bertabrakan saat latihan.
Foto: Mercy Raya/detikcom
Jakarta - Lanny Tria Mayasari dan Ester Nurumi Tri Wardoyo mulai membangun chemistry sebagai pasangan baru ganda putri Indonesia. Meski sempat canggung hingga beberapa kali bertabrakan saat latihan, keduanya kini siap menjalani debut di turnamen internasional.

Lanny/Ester merupakan pasangan anyar racikan pelatih ganda putri PBSI, Karel Mainaky. Rencana memasangkan keduanya sebenarnya sudah muncul sejak beberapa waktu lalu, sebelum akhirnya resmi direalisasikan.

"Awalnya memang sudah ada pembicaraan mau ditandem Ester. Tapi belum tahu juga masih 50:50, karena dia masih main di beregu dan mau coba main single terus. Akhirnya saya pulang dari Macau Open disuruh main sama Ester," cerita Lanny saat ditemui di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur.

Keputusan memasangkan keduanya cukup mengejutkan karena Ester selama ini dikenal sebagai spesialis tunggal putri. Pebulutangkis yang juga adik Chico Aura Dwi Wardoyo itu sebelumnya sempat menandai comeback dengan membela Indonesia di Badminton Asia Mixed Team Championship dan Piala Uber 2026 setelah pulih dari cedera yang membuatnya lama menepi.

Cedera Jadi Titik Balik

Ester mengungkapkan keputusan pindah ke sektor ganda bukanlah sesuatu yang mendadak. Wacana tersebut sudah dibahas sejak proses pemulihan cederanya.

"Memang kemarin setelah cedera, ada pembicaraan untuk pindah main ke double. Tapi ini bukan keputusan tiba-tiba dan sudah dipikirkan sejak lama. Ya, akhirnya keputusannya saya pindah double," ujar Ester.

"Bisa dibilang begitu (berat main di sektor single) karena saya cedera dua kali dan tak gampang untuk cover seluruh lapangan (dengan kondisi habis cedera)," tambahnya.

Menurut Ester, keputusan tersebut sepenuhnya diambil atas pertimbangannya sendiri dan juga mendapat dukungan dari pelatih tunggal putri PBSI, Imam Tohari.

Sempat Sering Bertabrakan

Beradaptasi dari nomor tunggal ke ganda ternyata bukan perkara mudah. Ester mengaku sempat terkejut dengan tempo permainan ganda yang jauh lebih cepat dibanding sektor tunggal.

"Pastinya ada banyak. Dari programnya beda. Cara latihan dan mainnya beda itu yang buat saya terkejut. Kan double main ya cepat. Single satu-satu," kata Ester.

"Awal-awal sering menabrak (dengan Lanny). Tapi karena main ganda ya akhirnya harus banyak ngobrol. Bangun chemistry juga," ujar Ester.

Kini, proses adaptasi terus berjalan. Lanny pun meminta mereka tidak terburu-buru memasang target tinggi mengingat Ester baru pertama kali tampil di sektor ganda.

"Step by step, karena Ester baru pertama juga main di pertandingan ganda," kata Lanny.

Ester memiliki harapan sederhana untuk debutnya bersama pasangan baru. "Satu-satu dulu saja tapi inginnya juara." (mcy/krs)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads