Jonatan Christie mengomentari soal kecocokannya main di India. Sejauh ini, Jojo sapaan karibnya, dua kali sukses tampil di negeri bollywood tersebut.
Dalam dua edisi India Open 2025 dan 2026, Jonatan berhasil menembus semifinal dan keluar sebagai runner up. Meskipun belum juara, tapi tak salah jika ia disebut cukup cocok main di India.
Bukan tak mungkin, Kejuaraan Dunia yang juga diselenggarakan di New Delhi, India, akan memberikan dampak positif bagi Jonatan.
Menanggapi itu, Jonatan enggan mendapatkan label tersebut. Menurutnya, semua itu bergantung pada kondisi dan lawan saat itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Enggak sih. Enggak tahu kenapa bisa. Maksudnya balik lagi, tergantung ketemu musuhnya siapa. Sekali lagi, yang saya bilang itu cocok-cocokkan karena kondisi di India Open tahun ini, dengan India Open tahun lalu, berbeda. Dari besaran stadionnya juga berbeda, feel-nya beda, shuttlecock mungkin sama-sama Yonex," kata Jonatan saat ditemui di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026).
"Namun, feel-nya karena stadionnya besar atau kecil, itu memengaruhi dari mana angin datang, dan segalanya. Jadi, mungkin ketika adaptasi kemarin berjalan baik, atau adaptasi pemain asing tidak berjalan baik, saya tidak tahu bagaimana mereka mengatasinya."
"Ya, dalam dua tahun terakhir ini puji Tuhan setiap kali saya bermain di India, semuanya oke. Mudah-mudahan di Kejuaraan Dunia, bisa dapat hasil (bagus)," tuturnya.
Sehubungan itu, Jonatan menilai pengalamannya main di India sejauh ini selalu bagus. Walaupun sejumlah rekan-rekan sesama pebulutangkis sempat mengalami pengalaman kurang menyenangkan.
"Di India, selalu ada ceritanya sendiri, seperti di mana-mana, entah itu dari stadion, hotel, atau makanan.Jadi, kejuaraan dunia di India cukup menantang. Tapi terakhir di India Open secara keseluruhan oke, dengan pengalaman saya di India Open terakhir cukup baik," kata Juara Asian 2024 itu.
"Misalnya, soal makan, mungkin lebih spesifik lagi, saya memutuskan untuk makan, misalnya, di hotel, di mana ada restoran Jepang, saya makan di sana. Atau mungkin kami membawa makanan sendiri dari rumah, dari Jakarta. Jadi lebih meminimalisir makan di luar."
"Selain itu, dari segi lapangan sendiri, karena India Open tahun ini adalah lapangan kejuaraan dunia. Secara keseluruhan, stadionnya bagus. Tempatnya juga oke. Tapi ya memang dari segi kebersihan, sedikit agak terlalu banyak debu, dan berbagai macam."
"Dan untuk kejuaraan dunia kali ini, diadakan di tengah tahun. Jadi kondisi India juga lagi tidak dingin, karena awal tahun memang cukup dingin. Ini juga pertama kalinya. Jadi saya tidak tahu seperti apa kondisinya nanti, seperti apa, tapi mudah-mudahan dari pengalaman saya, kami bisa untuk mempersiapkan kejuaraan dunia," pungkasnya.
(mcy/aff)









































