Medali emas beregu putra Asian Games 2026 kembali ke Indonesia setelah penantian 28 tahun. PBSI meminta atletnya untuk kembali fokus pada nomor individu.
Demikian disampaikan Kabid Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Eng Hian yang berharap atletnya tetap fight dan memberikan penampilan terbaiknya.
"Untuk perorangan tentunya saya juga ingin anak-anak tetap fokus. Euforia ini kita nikmati malam ini tapi besok (hari ini) sudah harus bersiap lagi," kata Eng Hian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Instruksi ini tak lepas dari momentum positif yang baru saja diraih tim beregu putra. Moh. Zaki Ubaidillah dan kawan-kawan berhasil bangkit setelah tertinggal dari China dalam perebutan medali emas.
Menurut Eng Hian, mental ini yang perlu dipertahankan. Sebab, tantangan di nomor perorangan tidak lebih ringan.
"Tetap fokus, fight dan memberikan yang terbaik," ujarnya.
Sehubungan itu, Eng Hian mengaku bersyukur atas pencapaian bersejarah di era kepengurusan Ketua Umum Fadil Imran ini.
"Senang, bahagia, bersyukur di tahun 2026 ini, di kepengurusan Bapak Fadil Imran, medali emas Asian Games beregu putra kembali ke Indonesia setelah 28 tahun," kata pelatih yang karib disapa Didi ini.
"Ini semua adalah perjuangan dan kerjasama semua tim, tidak hanya dari atlet, pelatih dan tim pendukung, ini termasuk pengurus-pengurus semuanya. Yang tentunya kami selalu berkolaborasi, selalu berintegrasi untuk melakukan program-program yang terbaik."
"Mengembalikkan keadaan setelah tertinggal 0-2 adalah satu hal yang sangat-sangat kami apresiasi luar biasa. Perjuangan atlet-atlet kita, yang tidak pernah kenal kata menyerah, inilah kekuatan tim Indonesia," tegasnya.
Tak hanya emas dari beregu putra, tim beregu putri juga memenuhi target dengan meraih medali perunggu. Capaian ini disebut sebagai progres yang sesuai harapan.
"Memenuhi target di beregu putra maupun beregu putri adalah sebuah progres yang cukup bagus sesuai dengan apa yang kami harapkan. Masyarakat tentunya bisa melihat bahwa PBSI terus bekerja, terus melakukan program-program untuk mencetak atlet-atlet yang terbaik," kata Eng Hian.
(mcy/aff)
