Dimulainya kerja sama dengan Higueras, pelatih tenis spesial lapangan clay, tak terlepas dari target Federer untuk menggenapkan titel grand slamnya. Hingga detik ini, Federer belum bisa meraih gelar juara grand slam Roland Garros.
Dengan curriculum vitae yang cukup bagus, yaitu dua kali menjadi semifinalis, dan mengantar Michael Chang menjadi juara Roland Garros di tahun 1989 saat menjadi pelatih, juga sempat menangani Jim Courier, Federer pun tertarik untuk menggunakan jasa Higueras.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami akan melihat bagaimana perkembangannya nanti. Saat ini semuanya masih sangat mungkin (berlanjut)," sambung petenis nomor satu dunia itu seperti dikutip YahooSports.
Federer yang tanpa pelatih sejak pertengahan tahun lalu memang sedang memburu gelar pertamanya di tahun ini. Dari lima turnamen yang diikuti, tak satupun yang berakhir bahagia.
Tak salah jika Federer berharap bisa mengakhiri paceklik gelarnya di musim ini. Apalagi ia mengaku sedang dalam kondisi prima.
"Saat ini saya berada dalam kondisi yang lebih baik. Saya siap tampil bagus lagi. Saya merasa akan bisa bermain dengan performa yang hebat lagi," tegasnya.
Pembuktian Federer, dan juga kemampuan kepelatihan Higueras, akan dibuktikan di Estoril mulai hari ini. Olivier Rochus akan menjadi lawannya di turnamen bergengsi claycourt pertama di tahun ini.
(ian/krs)











































