Nadal memang dikenal sebagai rajanya lapangan tanah liat. Bahkan mayoritas gelar yang dikumpulkannya didapat dari turnamen yang dihelat di court jenis ini, termasuk di antaranya tiga titel grand slam Roland Garros.
Petenis nomor satu dunia Roger Federer bahkan dibuat penasaran karena ia selalu dibuat gagal untuk menggenapi torehan titel grand slam-nya hingga saat ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nadal sendiri sudah mengambil tempat di babak kedua, setelah di babak pertama mendapat lawan bye. Lawannya di babak kedua yaitu pemenang duel antara petenis wildcard Mario Ancic dan Ivo Minar.
Jika jalan Nadal mulus hingga bisa menjadi juara, petenis asal Spanyol ini sudah di tunggu dua turnamen yang tak kalah bergengsinya sebelum tampil di Roland Garros, yaitu Roma Master Series dan Hamburg Master Series.
Meski mengaku kecewa dengan terlalu dekatnya pengaturan jadwal turnamen Master Series untuk lapangan clay tahun ini, Nadal tetap bertekad menyapu bersih gelar juara yang ditawarkan.
"Anda tidak akan tahu apa yang bakal terjadi nanti, namun yang pasti saya akan mencoba bermain di empat turnamen itu (termasuk mempertahankan gelar di grand slam Roland Garros)," tegas petenis yang juga memburu titel pertamanya di tahun 2008 itu, demikian seperti dikutip YahooSports.
(ian/a2s)











































