Demi Strategi, Taufik Jadi Tunggal Kedua

Thomas-Uber Cup 2008

Demi Strategi, Taufik Jadi Tunggal Kedua

- Sport
Rabu, 23 Apr 2008 19:35 WIB
Demi Strategi, Taufik Jadi Tunggal Kedua
Jakarta - Susunan tim untuk memperkuat Indonesia di Piala Thomas dan Uber akhirnya diumumkan hari ini, Rabu (23/4/2008), di gedung Trans TV, Jakarta. Ada sebuah pertanyaan yang melintas ketika daftar nama pemain tersebut diumumkan. Mengapa Taufik Hidayat dipasang menjadi tunggal putra kedua dibawah Sony Dwi Kuncoro?

Diungkapkan oleh Manajer Tim Thomas-Uber Luthfi Hamid hal tersebut hanya masalah strategi saja, tidak ada alasan khusus. "Kami memang menyimpan Taufik. dari segi strategi dia akan lebih baik jd tunggal kedua. Kansnya untuk merebut poin sebagai tunggal kedua cukup baik."

Luthfi juga menambahkan bahwa hal ini juga bukan untuk menghindari tunggal putra asal Cina, Lin Dan. Baginya tidak ada hal yang perlu dihindari oleh Indonesia dalam turnamen ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nggak, ini bukan untuk menghindari Lin Dan. Tidak ada menghindar-menghindar. Cina tunggalnya tiga-tiganya sama bagus, kita belum memikirkan Cina karena untuk mencapai final kita melangkah selangkah demi selangkah .Kita merayap dulu dari grup kemudian seterusnya,"

Selain kejutan mengenai Taufik, kejutan lainnya terdapat di nomor ganda putra di mana pasangan Luluk Hadiyanto/Alvent Yulianto tidak masuk ke dalam tim "Merah-Putih". Mereka akhirnya digantikan oleh pasangan Joko Riyadi/Hendra A. Gunawan.

"Semua penyusunan tim tujuannya agar tim Thomas menang. Siapa pun ynag diturunkan itu yang terbaik. Inilah tim yang bisa memenangi pertandingan," ujar Ketua Sub Bidang Pelatnas PB PBSI Christian Hadinata.

"Intinya penyusunan tim ini sudah memepertimbangkan soal usia, konsdisi, head to head dan faktor-faktor lain," tutur Luthfi lagi.
(arp/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads