Indonesia memang dijadwalkan turun ke lapangan menghadapi dua rivalnya di Grup Z dalam satu hari, yakni pada hari Senin, 12 Mei. Setelah melawan Belanda di pagi hari, Maria Kristin dkk kemudian meladeni Jepang pada petang harinya.
Agenda dua pertandingan itu dikarenakan Indonesia bukanlah tim unggulan atas, alias hanya ada di urutan lima dalam daftar tim unggulan. Hal ini menurut manajer tim, Susi Susanti, merugikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masih menurutnya, bermain di turnamen perorangan berbeda dengan bermain secara beregu.
"Kalau bermain untuk tim, kan harus menunggu pemain yang lain dulu. Lain dengan sendiri, yang habis selesai bisa langsung istirahat," terangnya.
Ketika disinggung upaya apa yang dilakukan untuk bisa meralat hasil drawing ini, ia mengatakan sudah menyerahkannya pada PBSI.
"PBSI sudah mengirimkan surat keberatan pada BWF (Badminton World Federation). Kita tunggu saja hasilnya nanti," tandasnya. (a2s/roz)











































