Sebelumnya dalam jadwal pertandingan yang dikeluarkan BWF, tim Uber Indonesia dijadwalkan bertanding dua kali dalam sehari pada babak grup. Tetapi, federasi bulutangkis dunia itu kemudian mengubahnya dan hal ini diakui Manajer Tim Piala Uber, Susi Susanti, kembali menguntungkan "Merah Putih".
"Dengan prubahan jadwal ini jadi lebih baiklah. Tidak hanya untuk Indonesia juga untuk semuanya," ujarnya kepada para wartawan di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (8/5/2008).
Namun, diubahnya jadwal tanding Indonesia membuat Belanda yang ketiban pulung. Tim "Negeri Kincir Angin" itulah yang akhirnya harus bertanding dua kali dalam sehari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mungkin akan sedikit merugikan Belanda. Pengaturan pertandingan ini kan demi siaran langsung dan Sponsor. Kita kan tuan rumah jadi harus siaran langsung."
"Lagian, kok bisa sih main dua kali sehari," tukasnya.
Mengenai kans tim Indonesia yang bertemu Jepang lebih dulu baru kemudian Belanda, Susi bersikap optimistis. "Jepang ini kan lebih baik dari Belanda jadi lebih baik ketemu yang lebih berat dulu," pungkasnya. (roz/key)











































