Suporter Jerman Boleh Juga

Thomas & Uber Cup 2008

Suporter Jerman Boleh Juga

- Sport
Minggu, 11 Mei 2008 17:58 WIB
Suporter Jerman Boleh Juga
Jakarta - Ada sesuatu yang menarik perhatian di pergelaran hari pertama Bank BRI Thomas Cup & Uber Cup 2008 di Istora Senayan, Minggu (11/5/2008). Para suporter Jerman tampil seperti fans sepakbola.

Tim Thomas Jerman datang ke Jakarta sebagai underdog. Bergabung di Grup D bersama tuan rumah Indonesia dan Thailand, tim yang dikomandoi manajer Martin Kranitz itu tak berharap banyak.

Tak diunggulkan bukan berarti tak boleh bersemangat. Menghadapi Thailand di partai pembuka, Minggu (11/5), Jerman tampil pantang menyerah. Meski pada akhirnya takluk 2-3, Jerman sepertinya tak terlalu kecewa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sepanjang lima pertandingan, suporter Jerman yang terdiri dari para pelatih dan pemain yang tidak bertanding terus berteriak-teriak memberi dukungan. Mereka juga membunyikan drum sebagai pembangkit semangat rekan-rekannya.

Dandanan para suporter itu sudah mirip dengan penonton sepakbola. Di antara mereka ada yang memakai rambut palsu berwarna merah kuning hitam khas Jerman. Beberapa orang terlihat mengenakan kaos timnas sepakbola Der Panzer.

Di partai kelima yang merupakan partai penentuan, para suporter itu meneriakkan nama pemain Jerman, Marcel Reuter, yang sedang bertanding melawan Tanongsak Saensomboonsuk. Reuter akhirnya kalah dan Jerman juga menyerah 2-3. Tapi para suporter itu tetap ramai memberi dukungannya.

Seusai pertandingan, Kranitz mengakui bahwa dukungan penonton itu ikut membantu Jerman memberikan perlawanan berarti kepada Thailand. "Para suporter membantu kami. Itu adalah hasil dari hubungan harmonis antarpemain," tandas Kranitz.

(arp/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads