Dalam kedudukan 2-2 dengan Thailand, beban tentu ada di pundak Simon untuk menyelamatkan muka Indonesia. Jika ia kalah berarti target Indonesia untuk menjuarai Grup D musnah sudah. Harapan itu akhirnya terwujud, Simon berhasil menundukkan Vilailak dua set langsung 21-11 21-9.
Simon juga menjadi tunggal putra yang berhasil menang di laga melawan Thailand di babak kualifikasi ini setelah sebelumnya Sony Dwi Kuncoro dan Taufik Hidayat kalah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sudah biasa menjadi penyelamat. Tahun 2006 ketika melawan Thailand di kualifikasi Piala Thomas dan di putaran final ketika melawan Korea," tandasnya.
Simon pun mengaku dirinya tidak merasa terbebani dalam menghadapi pertarungan hidup-mati ini. Dirinya juga mengaku bahwa pelatih Hendrawan banyak menginstruksikan kepadanya untuk tetap tenang.
"Saya hanya mencoba untuk tetap tenang. Pelatih Hendrawan juga membagikan pengalamannya kepada saya dan juga menginstruksikan kepada saya untuk tetap tenang," tukasnya.
Senin (12/5/2008), Indonesia akan kembali bertanding. Kali ini lawannya adalah Jerman yang dalam pertandingan hari ini berhasil ditundukkan oleh Thailand 3-2.
Mengenai kemungkinannya untuk kembali menyumbang poin dalam laga melawan Jerman ia pun hanya menjawab singkat, "Yah, doakan saja," katanya sembari tersenyum.
(key/din)











































