Strategi di Ganda Putra Kedua INA

Thomas-Uber Cup 2008

Strategi di Ganda Putra Kedua INA

- Sport
Senin, 12 Mei 2008 18:30 WIB
Strategi di Ganda Putra Kedua INA
Jakarta - Pada pertandingan pertama kontra Thailand, Indonesia mengedepankan pasangan Joko Riyadi/Hendra Gunawan sebagai ganda kedua. Menghadapi Jerman, justru Chandra Wijaya/Nova Widianto yang jadi pilihan.

Chandra /Nova bisa dibilang sebagai ganda putra baru tapi lama. Meski sudah eksis, sebagai pasangan mereka baru menjalani turnamen keduanya di Bank BRI Thomas Cup & Uber Cup 2008 ini.

Namun demikian, tidak dipilihnya mereka berdua pada pertandingan pertama semata-mata lebih karena strategi dari tim pelatih tim Thomas-Uber yang dikepalai oleh Christian Hadinata, sebagaimana diungkapkan Nova usai pertandingan di Istora Senayan, Jakarta, Senin (12/5/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau itu mungkin strategi khusus dari pelatih. Kalau kemaren Joko/Hendra yang dipasang, mungkin karena rekor head to head mereka lebih baik sama Thailand. Tapi bagi saya kami yang penting siap saja," tutur dia.

Pertarungan menghadapi Jerman adalah laga pertama Chandra/Nova dalam berpasangan di ajang Piala Thomas. Bagi Chandra ini adalah suasana baru, terlebih lagi mereka tak merasakan hal tersebut saat melawan Thailand, Minggu (12/5/2008).

Menyoal dukungan penonton yang riuh rendah dalam mendukung, Chandra mengaku tiu sudah jadi sebuah motivasi tambahan, kendati dalam aspek tertentu juga jadi beban.

"Tekanan memang ada tapi itu bukan masalah. Pressure pasti ada apalagi di depan dukungan penonton dan jadi tuan rumah. Kalau kita mainnya jelek repot juga. Yang penting adalah menguasai keadaan dan bagi saya tetap tampil rileks," demikian Chandra.

"Dukungan luar biasa sejauh atlet-atlet kita main bagus. Kalau tidak ya agak repot juga dan saya pikir di mana-mana sama, baik di Malaysia maupun Thailand. Tapi sejauh ini saya pikir sudah cukup positif," sambung Kepala Pelatih Thomas-Uber Indonesia Christian Hadinata.

Keberhasilan menggulung Thailand dan Jerman memastikan Indonesia jadi juara grup sekaligus maju ke perempatfinal. Di babak tersebut, entah apakah Chandra/Nova akan diandalkan lagi atau kembali jadi penonton. Meski begitu, siapapun lawannya dan siapa yang akan dimainkan, mereka mengaku siap.

"Kemungkinan besar hadapi Inggris, (tapi) siapapun lawannya sama saja, semua punya peluang dan antusiasme yang sama. Tapi bagi saya yang penting meraih kemenangan demi kemenangan. Yang penting saat ini kita persiapkan fisik, siapapun yg kita haadapi siap saja. Kalau kami dipilih atau tidak yg penting kami siap," tandas Chandra.


(krs/arp)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads