Ketika menjawab pertanyaan wartawan di konferensi pers, Chan menggunakan bahasa Inggris. Sampai saat itu tak ada yang menyadari bahwa sebenarnya ia berasal dari Indonesia karena ia pun memiliki tampang khas oriental.
Namun, di akhir sesi tanya jawab ia menjawab dengan Bahasa Indonesia: "Terima Kasih." Usut punya usut, meski kini berpaspor Hong Kong, Chan menghabiskan masa kecilnya di Solo. Baru ketika SD ia pindah bersama keluarga ke Hong Kong.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria yang menolak menyebutkan umurnya itu pun sempat beberapa kali bercanda dengan para wartawan dengan bahasa Jawa. Ia pun menyebut di rumahnya ia terbiasa menggunakan bahasa tersebut.
"Kalau di rumah saya menggunakan bahasa Indonesia dan juga bahasa Jawa," tukasnya.
Hari ini, Rabu (14/5/2008), ia akan membawa timnya untuk menghadapi tim Uber Indonesia. menghadapi pertandingan tersebut ia pun mengakui jika Indonesia masih lebih unggul.
"Saya pikir Indonesia akan sangat sulit. Selain menghadapi para pemainnya tentu kami juga harus berhadapan dengan para suporter," tandasnya. (roz/din)











































